Wanita

Wanita yang Aktif di Pagi Hari Berisiko Lebih Kecil Terkena Kanker Payudara

Begini kata penelitian.

Vika Widiastuti | Yuliana Sere

Ilustrasi gangguan tidur - (Unsplash/Kinga Cichewicz)
Ilustrasi gangguan tidur - (Unsplash/Kinga Cichewicz)

Himedik.com - Wanita yang aktif di pagi hari memiliki risiko lebih kecil terkena kanker payudara.

Melansir dari mirror, para peneliti dari University of Bristol telah menganalisis hubungan antara pola tidur dan kanker payudara pada wanita.

Temuan mereka menunjukkan wanita yang aktif pada awal hari daripada akhir memiliki risiko lebih rendah terkena kanker payudara.

Dalam studi tersebut, para peneliti melihat data dari 409.166 wanita, beberapa yang menderita kanker payudara dan beberapa tanpa penyakit.

Dr Rebecca Richmond, yang memimpin penelitian ini, mengatakan, “Menggunakan varian genetik yang terkait dengan preferensi orang untuk pagi atau sore hari, durasi tidur dan insomnia, kami menyelidiki apakah tidur memiliki kontribusi kausal terhadap risiko kanker payudara."

Tidur miring - (Pixabay/Claudio_Scott)
Tidur miring - (Pixabay/Claudio_Scott)

 

Analisis mereka mengungkapkan wanita dengan preferensi aktif di pagi hari berisiko terkena kanker payudara sebesar 40% lebih kecil dibandingkan dengan tipe malam hari.

Penelitian juga menemukan wanita yang tidur lebih lama dari tujuh hingga delapan jam semalam memiliki peningkatan risiko penyakit 20% per jam tambahan tidur.

Richmond mengatakan, "Temuan ini memiliki implikasi untuk memengaruhi kebiasaan tidur masyarakat umum dalam rangka meningkatkan kesehatan dan mengurangi risiko kanker payudara di kalangan wanita."

Tim sekarang berencana untuk menyelidiki mekanisme yang mendasari efek lebih lanjut.

Richmond menambahkan, "Kami ingin menggunakan data genetik dari populasi besar untuk lebih memahami bagaimana jam tubuh alami tubuh dapat berkontribusi terhadap risiko kanker payudara."

Berita Terkait

Berita Terkini