Suka Mengunyah Es Batu Saat Hamil? Awas Terserang 4 Masalah Kesehatan Ini!

Kebiasaan mengunyah es batu saat hamil bisa memperburuk pencernaan dan terserang 4 masalah kesehatan.

Vika Widiastuti | Shevinna Putti Anggraeni
Minggu, 21 April 2019 | 07:00 WIB
Suka Mengunyah Es Batu Saat Hamil? Awas Terserang 4 Masalah Kesehatan Ini!

Suka Mengunyah Es Batu Saat Hamil? Awas Terserang 4 Masalah Kesehatan Ini!

himedik.com - Sebagian wanita mungkin pernah merasakan ngidam mengunyah es batu saat masa kehamilan. Padahal kebiasaan mengunyah es batu saat hamil bisa menimbulkan berbagai masalah kesehatan dan penyakit.

Sebenarnya ngidam mengunyah es batu bukan hal yang salah saat masa kehamilan. Karena belum ada penelitian yang membuktikan es batu berbahaya bagi tubuh manusia, baik saat hamil atau tidak hamil.

Hal yang wajar jika wanita hamil mengidam es batu atau dalam istilah medis disebut 'pagophagia', yakni suatu kondisi yang dikenal sebagai pica dan umum terjadi pada wanita dengan kadar zat besi rendah.

Melansir dari kidsimplified.com, selama wanita hamil ngidam es batu bukan karena kekurangan zat besi atau anemia, maka tak ada masalah dan wajar saja jika mengonsumsinya dalam jumlah normal.

Wanita hamil tidak bisa terus menerus mengunyah es batu demi memuaskan keinginannya karena kebiasaan itu bisa menimbulkan berbagai masalah penncernaan yang serius. Di sisi lain, ada pula sejumlah penyakit yang bisa saja menyerang ibu hamil karena kebiasaan mengunyah es batu.

Ilustrasi es batu (Pixabay/Hans)
Ilustrasi es batu (Pixabay/Hans)

1. Masalah gigi

Baik dalam kondisi hamil atau tidak, terlalu sering mengunyah es batu bisa meningkatkan kerusakan gigi dan sensitivitas gigi pada makanan panas maupun dingin.

Karena itu, semua orang disarankan untuk tidak terlalu sering mengunyah es batu. Cara lainnya, biarkan es itu mencair sendiri di dalam mulut tanpa mengunyahnya.

2. Sakit tenggorokan

Sakit tenggorokan memang hal umum yang terjadi di masa kehamilan. Tetapi, kebiasaan mengunyah es batu juga bisa memperparah penyakit ini dan membuat iritasi lebih buruk.

Baca Juga: Idap Kelainan Kulit Langka, Bayi Ini Lahir Tanpa Kulit di Badannya

Bagi ibu hamil yang kekurangan zat besi lalu memilih mengunyah es batu, cara ini bukan langkah yang terbaik dan carilah solusi lainnya.

3. Malnutrisi

Konsumsi es batu berlebih selama masa kehamilan juga bisa menyebabkan seseorang kekurangan gizi dan ini akan berisiko besar pada janin di dalam perut. Kekurangan gizi bisa menyebabkan janin dalam perut tidak berkembang baik dan masih banyak risiko lainnya.

Karena itu, ibu hamil tetap harus memperhatikan kebutuhan nutri diri sendiri dan janinnya agar tidak terjadi sesuatu yang buruk akibat terlalu sering mengunyah es batu.

4. Tersedak

Meski terdengar sepele, tapi penting diperhatikan bahwa potongan es batu di dalam mulut yang berukuran besar mungkin saja membuat ibu hamil tersedak. Kondisi ini bisa menjadi serius jika ibu hamil tersedak potongan es batu yang cukup besar.

×
Zoomed
TERKINI
Hipertensi kehamilan sering kali tidak menunjukkan gejala pada tahap awal....
wanita | 08:00 WIB
Mulas saat hamil adalah keluhan yang sering dialami oleh ibu hamil....
wanita | 08:00 WIB
Selain untuk mengatasi nyeri haid, banyak dari obat herbal ini juga memberikan manfaat tambahan....
wanita | 08:00 WIB
Bukan hanya bermanfaat bagi ibu hamil, pemberian vaksinasi influenza juga akan berpengaruh pada bayi....
wanita | 10:00 WIB
Diabetes gestasional biasanya terjadi selama masa kehamilan hingga proses persalinan, meskipun perempuan tersebut sebelu...
wanita | 08:00 WIB