Makeup dengan SPF Tak Sepenuhnya Lindungi Kulit dari Sinar UV, lho!

Meski sudah mengandung SPF, kulit masih membutuhkan tabir surya tambahan untuk melindungi kulit dari sinar UV sepenuhnya.

Rima Sekarani Imamun Nissa | Rosiana Chozanah
Selasa, 20 Agustus 2019 | 13:00 WIB
Makeup dengan SPF Tak Sepenuhnya Lindungi Kulit dari Sinar UV, lho!

Makeup dengan SPF Tak Sepenuhnya Lindungi Kulit dari Sinar UV, lho!

himedik.com - Banyak dampak terjadi terhadap kulit akibat radiasi sinar UV terhadap kulit yang tidak terlindungi tabir surya, satunya kanker kulit.

Menggunakan makeup yang mengandung SPF sebenarnya bukan ide buruk. Namun, ini tak cukup melindungi kulit dari paparan sinar UV, kata Dr. Papri Sarkar, seorang dokter kulit berbasis di Massachusetts.

Banyak produk kecantikan biasanya cuma mengandung SPF 15 atau SPF 20. Padahal, sebagian besar dokter kulit menyarankan Anda menggunakan SPF minimal 30.

Jika Anda ingin terlindungi lebih baik dari sinar matahari, mulailah dengan menggunakan tabir surya spektrum luas dengan SPF minimal 30 sebelum merias wajah, kata Dr. Caren Campbell, dokter kulit bersertifikasi papan yang berbasis di California.

"Istilah spektrum luas berarti melindungi terhadap sinar UVA dan UVB," ucap Dr. Campbell kepada INSIDER.

Cuaca panas bisa merusak kulit wajah bila tak dilindungi dengan tabir surya. (Shutterstock)
Cuaca panas bisa merusak kulit wajah bila tak dilindungi dengan tabir surya. (Shutterstock)

Dia memaparkan, sinar UVA merupakan sinar penuaan matahari, sedangkan sinar UVB adalah sinar matahari yang terbakar.

Aplikasi berulang juga diperlukan untuk perlindungan total terhadap sinar matahari. Menurut Dr. Campbell, ini merupakan langkah yang biasanya diabaikan oleh banyak orang saat sudah memakai makeup.

Dr. Sarkar menambahkan, jika Anda basah karena berenang atau berkeringat, jangan lupa gunakan tabir surya setelahnya.

Ilustrasi menggunakan tabir surya. (Shutterstock)

Ketika berada di luar ruangan dan berkeringat, Anda mesti mengaplikasikan ulang setiap dua jam. Sedangkan jika di dalam ruang dan tidak berkeringat, gunakan lagi tabir surya setiap empat hingga enam jam.

Apabila Anda mengaplikasikan riasan dan tak ingin mengoleskan tabir surya di atas riasan, Dr. Sarkar dan Dr. Campbell menyarankan untuk memilih tabir surya bubuk saja.

Baca Juga: Penelitian: Memakai Tabir Surya Tak Hentikan Produksi Vitamin D

×
Zoomed
TERKINI
Hipertensi kehamilan sering kali tidak menunjukkan gejala pada tahap awal....
wanita | 08:00 WIB
Mulas saat hamil adalah keluhan yang sering dialami oleh ibu hamil....
wanita | 08:00 WIB
Selain untuk mengatasi nyeri haid, banyak dari obat herbal ini juga memberikan manfaat tambahan....
wanita | 08:00 WIB
Bukan hanya bermanfaat bagi ibu hamil, pemberian vaksinasi influenza juga akan berpengaruh pada bayi....
wanita | 10:00 WIB
Diabetes gestasional biasanya terjadi selama masa kehamilan hingga proses persalinan, meskipun perempuan tersebut sebelu...
wanita | 08:00 WIB