Selain Pipis Setelah Bercinta, 4 Hal Ini Juga Penting agar Miss V Sehat!

Jangan hanya memikirkan penampilan saja, kesehatan miss V juga perlu dijaga!

Vika Widiastuti | Rosiana Chozanah
Jum'at, 20 September 2019 | 15:00 WIB
Ilustrasi miss V (shutterstock)

Ilustrasi miss V (shutterstock)

Himedik.com - Menjaga kesehatan Miss V adalah suatu keharusan. Terutama bagi perempuan yang sudah memunyai pasangan.

Oleh karena itu, direktur pelaksana Kegel8, Stephanie Taylor, berbagi tips kepada para perempuan yang menurutnya harus diikuti demi kesehatan organ intimnya.

Apa saja tips yang dimaksud? Berikut uraiannya.

1. Jangan bercukur

Sudah banyak imbauan pakar tentang mencukur habis bulu organ intim wanita. Meski membuat kita terasa bersih, mencukur habis bulu organ intim wanita dapat menyebabkan infeksi.

"Ini melindungi dari bakteri dan infeksi seperti Folliculitis, menyerap keringat dan bertindak sebagai pelindung terhadap gesekan," kata Stephanie, melansir Mirror.

Ilustrasi (shutterstock)
Ilustrasi pemeriksaan kesehatan vagina (shutterstock)

2. Penggunaan celana dalam

Menurut Stephanie, pakaian dalam yang seksi dapat menimbulkan Infeksi Saluran Kemih (ISK).

"Jika berkaitan dengan kesehatan panggul, beberapa pakaian dalam akan lebih baik (dipakai) daripada yang lainnya. Tidak peduli apa pun pakaian dalam yang kau sukai, selalu pilih katun, yang dapat menjaga kelembapan," sambungnya.

3. Hidrasi

Baca Juga: Tak Ingin Hamil, Wanita 31 Tahun Ini Masukkan Pegas Logam ke Miss V!

Minum yang cukup tidak hanya bermanfaat bagi kulit, tetapi juga untuk vagina.

"Mencapai asupan mineral dalam sehari sangat disarankan," ujar Stephanie.

Menurutnya, jika Anda mengalami dehidrasi, vagina akan menjadi kering dan dapat menyebabkan masalah seperti infeksi, gatal atau sensasi terbakar.

Ilustrasi vagina, organ intim perempuan. [Shutterstock]
Ilustrasi vagina, organ intim perempuan. [Shutterstock]

4. 'Aturan emas'

"Meski banyak mitos seks, Anda harus percaya ini. Buang air kecil setelah berhubungan. Ini akan membersihkan kandung kemih secara instan sehingga menghilangkan bakteri dari vagina dan saluran kemih, sehingga risiko ISK pun kecil," jelasnya.

5. Ketahui periode menstruasi

Menstruasi tidak selalu dapat diprediksi. Jika sering merasa telat, unduh aplikasi pencatat kesuburan untuk membantu Anda mengawasi siklus menstruasi, kata Stephanie.

"Pastikan untuk mengganti pembalut Anda sesering mungkin (setidaknya setiap 4 jam) dan memilih handuk yang lebih tebal," imbuhnya.

×
Zoomed
TERKINI
Hipertensi kehamilan sering kali tidak menunjukkan gejala pada tahap awal....
wanita | 08:00 WIB
Mulas saat hamil adalah keluhan yang sering dialami oleh ibu hamil....
wanita | 08:00 WIB
Selain untuk mengatasi nyeri haid, banyak dari obat herbal ini juga memberikan manfaat tambahan....
wanita | 08:00 WIB
Bukan hanya bermanfaat bagi ibu hamil, pemberian vaksinasi influenza juga akan berpengaruh pada bayi....
wanita | 10:00 WIB
Diabetes gestasional biasanya terjadi selama masa kehamilan hingga proses persalinan, meskipun perempuan tersebut sebelu...
wanita | 08:00 WIB