Viral Kasus Sarah Keihl, Ini 5 Anggapan Salah tentang Keperawanan

Keperawanan tidak bisa dilihat dari bukti fisik maupun tes selaput dara.

Yasinta Rahmawati | Fita Nofiana
Jum'at, 22 Mei 2020 | 16:00 WIB
Ilustrasi kewanitaan - (Pixabay/SarahRichterArt)

Ilustrasi kewanitaan - (Pixabay/SarahRichterArt)

Himedik.com - Heboh selebgram Sarah Keihl membuka harga Rp 2 miliar yang siap dimulai pada 20 Mei 2020 untuk lelang keperawanan. Namun hal itu menuai kontroversi, banyak hujatan yang dialamatkan pada selebgram ini.

Sampai akhirnya selebgram 24 tahun ini menghapus video tersebut dan menuliskan permohonan maaf. Ia mengaku apa yang dilakukan untuk menyindir orang-orang yang melanggar PSBB di tengah Covid-19.

Keperawanan perempuan memang sering dianggap tabu dan mahal di masyarakat, padahal sama dengan keperjakaan keperawanan adalah hal yang ilmiah.

Melansir dari Times of India, berikut adalah beberapa fakta keperawanan yang sering disalahartikan.

1. Soal selaput dara

Gagasan populer yang berkembang dalam masyarakat, yakni keutuhan selaput dara sebagai bukti keperawanan. Selaput dara sering dianggap sebagai selaput tipis yang melewati vagina dan akan rusak setelah terjadi penetrasi.

Padahal, selaput dara juga muncul dalam berbagai bentuk dan tipe, bahkan beberapa perempuan lahir tanpa selaput dara.

Saat berhubungan seks, selaput dara dapat robek dan menyebabkan perdarahan ringan. Ini lebih mungkin terjadi jika selaput dara kurang elastis.

Melansir dari Medical News Today, selaput dara mungkin tidak sobek saat berhubungan seks. Selaput dara fleksibel dan biasanya tidak menutupi seluruh lubang vagina. Jika itu terjadi, darah menstruasi dan keputihan tidak akan keluar.

Jenis selaput dara (youngwomenshealth.org)
Jenis selaput dara (youngwomenshealth.org)

Dalam banyak kasus, selaput dara seseorang bisa robek sebelum berhubungan seks. Beberapa aktivitas berat, seperti olahraga, dapat menyebabkan sobek pada selaput dara.

Baca Juga: Penjelasan Ilmiah di Balik Perasaan Bahagia Usai Memasak dan Membuat Kue

Oleh karena itu, sobeknya selaput dara bukan jadi satu-satunya bukti seorang perempuan melakukan seks sebelumnya.

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI
Hipertensi kehamilan sering kali tidak menunjukkan gejala pada tahap awal....
wanita | 08:00 WIB
Mulas saat hamil adalah keluhan yang sering dialami oleh ibu hamil....
wanita | 08:00 WIB
Selain untuk mengatasi nyeri haid, banyak dari obat herbal ini juga memberikan manfaat tambahan....
wanita | 08:00 WIB
Bukan hanya bermanfaat bagi ibu hamil, pemberian vaksinasi influenza juga akan berpengaruh pada bayi....
wanita | 10:00 WIB
Diabetes gestasional biasanya terjadi selama masa kehamilan hingga proses persalinan, meskipun perempuan tersebut sebelu...
wanita | 08:00 WIB