Studi: Wanita Cenderung Tidak Mengalami Gejala Covid-19 Parah

Semua ini berkaitan dengan hormon di dalam tubuh mereka.

Yasinta Rahmawati | Rosiana Chozanah
Selasa, 01 September 2020 | 15:00 WIB
Studi: Wanita Cenderung Tidak Mengalami Gejala Covid-19 Parah

Studi: Wanita Cenderung Tidak Mengalami Gejala Covid-19 Parah

himedik.com - Semua orang dapat terinfeksi virus corona Covid-19, bahkan anak-anak. Tapi, fakta lain dari penyakit ini adalah pengaruhnya pada masing-masing jenis kelamin secara berbeda.

Beberapa penelitian mengungkapkan pria lebih rentan terhadap infeksi Covid-19 dan mereka juga lebih cenderung menderita gejala yang lebih parah daripada wanita. Data juga menunjukkan tingkat kematian yang lebih tinggi di antara pria.

Sekarang, sebuah studi baru menunjukkan bahwa estrogen dapat mengurangi keparahan Covid-19 pada wanita.

Estrogen adalah hormon yang penting untuk perkembangan seksual dan reproduksi. Wanita cenderung memiliki kadar yang lebih tinggi daripada pria.

Pada wanita, hormon-hormon tersebut berperan dalam siklus menstruasi dan sistem reproduksi.

Ilustrasi penularan virus corona. [Shutterstock]
Ilustrasi penularan virus corona. [Shutterstock]

Bagaimana Estrogen Membantu Mengurangi Keparahan Covid-19?

Hasil dari studi baru yang terbit dalam jurnal Current Hypertension Reports ini berasal dari tinjauan data praklinis yang dipublikasikan tentang aktivitas hormon khusus jenis kelamin, terutama estrogen.

Peneliti menemukan estrogen membantu menurunkan tingkat ACE2 di jantung, yang secara tidak langsung membantu mengurangi keparahan Covid-19 pada wanita.

Angiotensin-converting enzyme2 (ACE2), yang melekat pada membran sel di jantung, arteri, ginjal, dan usus, merupakan reseptor seluler dari virus corona yang bertanggung jawab atas infeksi Covid-19. ACE2 membantu membawa virus ke dalam sel sistem organ tersebut.

"Kami tahu virus corona memengaruhi jantung dan kami tahu bahwa estrogen melindungi terhadap penyakit kardiovaskular pada wanita," kata penulis utama Leanne Groban dari Wake Forest Baptist Health Center, AS, dilansir The Health Site.

Baca Juga: Mata Kering selama Pandemi Covid-19? Bisa Jadi karena Pemakaian Masker!

"Jadi penjelasan yang paling mungkin, tampaknya, adalah karena perbedaan hormonal antar jenis kelamin,” tandasnya.

×
Zoomed
TERKINI
Hipertensi kehamilan sering kali tidak menunjukkan gejala pada tahap awal....
wanita | 08:00 WIB
Mulas saat hamil adalah keluhan yang sering dialami oleh ibu hamil....
wanita | 08:00 WIB
Selain untuk mengatasi nyeri haid, banyak dari obat herbal ini juga memberikan manfaat tambahan....
wanita | 08:00 WIB
Bukan hanya bermanfaat bagi ibu hamil, pemberian vaksinasi influenza juga akan berpengaruh pada bayi....
wanita | 10:00 WIB
Diabetes gestasional biasanya terjadi selama masa kehamilan hingga proses persalinan, meskipun perempuan tersebut sebelu...
wanita | 08:00 WIB