Berat Badan Bisa Naik Sementara akibat Menstruasi, Kenali 3 Penyebabnya

Menstruasi bisa meningkatkan berat badan, kenali berbagai penyebabnya.

Yasinta Rahmawati | Fita Nofiana
Senin, 12 Oktober 2020 | 19:00 WIB
Berat Badan Bisa Naik Sementara akibat Menstruasi, Kenali 3 Penyebabnya

Berat Badan Bisa Naik Sementara akibat Menstruasi, Kenali 3 Penyebabnya

himedik.com - Kenaikan berat bedan selama menstruasi ternyata hal yang wajar. Kondisi tersebut bisa saja disebabkan karena retensi air yang terjadi dalam tubuh selama periode menstruasi Anda.

Untungnya kenaikan berat badan selama menstruasi terjadi sementara, namun bisa jadi kondisi rutin yang terjadi setiap menstruasi.

Menurut Dokter Swati Gaikwad, konsultan kebidanan dan ginekolog, Motherhood Hospital, Pune, mengalami kenaikan berat badan secara tiba-tiba selama siklus menstruasi adalah hal yang wajar. "Fluktuasi berat badan 0,5 hingga 2 kg bisa terlihat selama periode menstruasi", kata dokter Gaikwad.

Melansir dari Healthshots, dokter Gaikwad menunjukkan bahwa setidaknya ada empat alasan utama mengapa kenaikan berat badan selama mentruasi bisa terjadi, antara lain:

1. Hormon

Saat menstruasi, hormon dalam tubuh bisa berubah-ubah terutama hormon progesteron. “Progesteron memberi Anda retensi air, biasa disebut kembung atau rasa penuh di paha. Hal ini menyebabkan kenaikan berat badan yang bukan disebabkan karena lemak ”, jelas dokter Gaikwad .

Fluktuasi hormon saat menstruasi juga menyebabkan perubahan suasana hati. Hal ini yang kemudian memengarhi keinginan untuk makan lebih banyak.

2. Sembelit

Saat menstruasi, perempuan juga sering kali mengalami sembelit. Hal ini juga disebabkan oleh perubahan horomon dalam tubuh.

“Karena progesteron dan hormon lainnya, usus masuk ke fase rileks. Karena itu, otot pencernaan Anda menjadi lebih lambat dan selanjutnya memperlambat seluruh proses pencernaan," kata dokter Gaikwad.

Baca Juga: Atasi Batu Ginjal pada Wanita, Cobalah Berhubungan Seks 3 Kali Seminggu

"Hal ini menyebabkan pembentukan gas dan terkadang sembelit sehingga fluktuasi berat badan juga dapat terlihat, ”jelasnya.

Ilustrasi menstruasi. (Shutterstock)
Ilustrasi menstruasi. (Shutterstock)

3. Tubuh Kekurangan Magnesium

Magnesium adalah nutrisi yang sangat penting bagi tubuh karena mengatur tingkat hidrasi. Jika tubuh kekurangan magnesium, maka Anda cenderung mengidam gula.

Kadar magnesium yang lebih rendah menyebabkan dehidrasi, rasa lapar, hingga sedih.

“Tapi tidak perlu panik sama sekali karena ini hanya akan berlangsung selama seminggu atau lebih. Hari kelima dan seterusnya kembung dan retensi air akan hilang sama sekali. Yang tersisa adalah penambahan lemak karena makan berlebihan dan terlalu banyak berpikir ”, kata Dr Gaikwad.

Untuk menghindari kenaikan berat badan selama menstruasi, dokter Gaikward menyarankan agar makan makanan berserat tinggi dan tetap berolahraga.

×
Zoomed
TERKINI
Hipertensi kehamilan sering kali tidak menunjukkan gejala pada tahap awal....
wanita | 08:00 WIB
Mulas saat hamil adalah keluhan yang sering dialami oleh ibu hamil....
wanita | 08:00 WIB
Selain untuk mengatasi nyeri haid, banyak dari obat herbal ini juga memberikan manfaat tambahan....
wanita | 08:00 WIB
Bukan hanya bermanfaat bagi ibu hamil, pemberian vaksinasi influenza juga akan berpengaruh pada bayi....
wanita | 10:00 WIB
Diabetes gestasional biasanya terjadi selama masa kehamilan hingga proses persalinan, meskipun perempuan tersebut sebelu...
wanita | 08:00 WIB