Selain Membahagiakan, Simak Plus Minus Jadi Ibu bagi Kesehatan

Jadi ibu di satu sisi bisa menyehatkan, namun di sisi lain juga bisa menimbulkan dampak buruk bagi kesehatan.

Yasinta Rahmawati | Fita Nofiana
Rabu, 23 Desember 2020 | 15:00 WIB
Selain Membahagiakan, Simak Plus Minus Jadi Ibu bagi Kesehatan

Selain Membahagiakan, Simak Plus Minus Jadi Ibu bagi Kesehatan

himedik.com - Menjadi ibu di satu sisi memang membahagiakan dan menyehatkan untuk tubuh Anda. Namun di sisi lain, menjadi ibu juga terkadang memberikan efek tertentu pada kesehatan.

Melansir dari Heathline, menjadi ibu memberikan beberapa manfaat kesehatan yang tidak terduga. Di sisi lain menjadi ibu juga bisa meningkatkan beberapa risiko kesehatan, berikut rinciannya:

1. Mengurangi Risiko Kanker Payudara

Menurut National Cancer Institute (NCI), perempuan yang memiliki anak, lebih kecil kemungkinannya untuk mengembangkan kanker payudara. Kehamilan mengurangi paparan hormon tertentu yang dikaitkan dengan kanker payudara.

NCI juga melaporkan bahwa menyusui dapat mengurangi risiko kanker payudara karena pematangan yang dialami sel payudara untuk menghasilkan ASI dapat mencegah sel-sel kanker.

2. Mengurangi Risiko Penyakit Kardiovaskular

Manfaat kesehatan lain bagi ibu yang menyusui adalah penurunan risiko penyakit kardiovaskular. Sebuah studi besar tahun 2009 menunjukkan bahwa ibu yang menyusui setidaknya selama 12 bulan dalam hidup mereka memiliki risiko lebih rendah terkena penyakit kardiovaskular, tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, dan diabetes dibandingkan mereka yang tidak pernah menyusui.

3. Hidup Lebih Lama

Sebuah penelitian di Australia tahun 2012 mengikuti populasi kota pedesaan kecil selama lebih dari 16 tahun. Studi tersebut menunjukkan bahwa, meskipun sedikit peningkatan risiko kelebihan berat badan, diabetes, atau hipertensi, wanita yang melahirkan memiliki risiko kematian yang lebih rendah selama penelitian.

Ilustrasi ibu dan anak. (Pexels/Daria Shevtsova)
Ilustrasi ibu dan anak. (Pexels/Daria Shevtsova)

4. Risiko Stres Lebih Tinggi

Baca Juga: Ampuh Deteksi Virus Corona 15 Menit, Inggris Buat Alat Tes Air Liur

Salah satu risiko kesehatan terkait dengan keibuan adalah stres. Para ibu sering menilai kesehatan mereka lebih buruk dan tingkat kelelahan mereka lebih tinggi daripada perempuan yang tak memiliki anak.

Meskipun begitu, orang yang menyusui bisa memiliki kadar oksitosin yang lebih tinggi, yang menekan kortisol, hormon yang dilepaskan dalam situasi stres. Jadi menjadi ibu bisa membuat stres namun sekaligus menyembuhkannya.

5. Risiko Obesitas yang Tinggi

Sebuah studi tahun 2005 yang diterbitkan dalam Preventive Medicine menyimpulkan bahwa untuk setiap anak yang dimiliki seorang wanita, risiko obesitasnya meningkat 7 persen. Artinya, berat badan akan naik 7 persen setiap anak yang dimiliki.

×
Zoomed
TERKINI
Berikut beberapa hal yang harus diperhatikan untuk mengetahui menstruasi normal atau tidak....
wanita | 08:00 WIB
Hipertensi kehamilan sering kali tidak menunjukkan gejala pada tahap awal....
wanita | 08:00 WIB
Mulas saat hamil adalah keluhan yang sering dialami oleh ibu hamil....
wanita | 08:00 WIB
Selain untuk mengatasi nyeri haid, banyak dari obat herbal ini juga memberikan manfaat tambahan....
wanita | 08:00 WIB
Bukan hanya bermanfaat bagi ibu hamil, pemberian vaksinasi influenza juga akan berpengaruh pada bayi....
wanita | 10:00 WIB