Wanita Lebih Mudah Lupa Setelah Melahirkan, Ini Sebabnya!

Kebanyakan wanita menjadi lebih mudah lupa setelah melahirkan, karena beberapa faktor.

Shevinna Putti Anggraeni
Jum'at, 12 November 2021 | 18:00 WIB
Wanita Lebih Mudah Lupa Setelah Melahirkan, Ini Sebabnya!

Wanita Lebih Mudah Lupa Setelah Melahirkan, Ini Sebabnya!

himedik.com - Kebanyakan wanita mengalami masalah kognitif pascapersalinan, yang membuat mereka lebih mudah lupa atau mengingat sesuatu setelah melahirkan.

Dr Charles Siow, seorang ahli saraf di Rumah Sakit Mount Elizabeth Novena, menyebutkan fenomena ini sebagai "otak ibu". Kondisi ini menggambarkan masalah kognitif wanita yang baru saja melahirkan, khususnya dalam hal ingatan verbal.

Memori ingatan verbal ini terkait dengan informasi lisan. Menurut Dr Charles, wanita akan mengalami penurunan memori ini selama kehamilannya. Karena itu, wanita yang baru saja melahirkan akan lebih mudah lupa, kesulitan mengingat nama seseorang atau cerita.

Menurut Dr Cornelia Chee, kepala Departemen Kedokteran Psikologi Rumah Sakit Universitas Nasional, ada bukti nyata bahwa otak wanita berubah selama kehamilan dan setelah melahirkan. Perubahan kognitif ini menjadi lebih buruk selama periode yang sama.

Perubahan kognitif ini mungkin berkaitan dengan kurangnya tidur yang dialami wanita selama kehamilan dan pasca melahirkan. Khususnya pada trimester ketiga kehamilan, ibu hamil biasanya mengalami gangguan tidur.

Ilustrasi ibu hamil (pixbay)
Ilustrasi ibu hamil (pixbay)

Pada trimester ketiga ini, ibu hamil mulai merasakan ketidaknyamanan ketika tidur, sering pergi ke toilet hingga gerakan janin yang semakin lincah. Setelah melahirkan, wanita juga masih mengalami gangguan tidur karena menyusui dan gangguan makan malam.

Sebuah tinjauan terhadap 20 Penelitian yang melibatkan 700 ibu hamil dan 500 wanita tidak hamil menyimpulkan bahwa fungsi kognitif umum, memori dan fungsi eksekutif secara signifikan lebih buruk pada ibu hamil.

"Tapi, perubahan kognitif ini mungkin hanya terlihat pada ibu hamil dan orang-orang yang berada di dekat mereka. Kecil kemungkinannya mempengaruhi kinerja mereka," kata Dr Siow dikutip dari CNA Lifestyle.

Menurut Dr Nicole Chan, dokter umum di DTAP Clinic, masalah kognitif setelah melahirkan juga dikaitkan dengan perasaan kewalahan, suasana hati yang buruk, kurang tidur atau istirahat dan perubahan hormonal.

"Masalah kognitif ini bisa membaik selama beberapa bulan, meskipun terkadang bisa bertahan lebih lama," jelasnya.

Baca Juga: Vaksin Covid-19 Terbukti Dapat Melindungi Pasien Kanker dari Infeksi Parah

×
Zoomed
TERKINI
Hipertensi kehamilan sering kali tidak menunjukkan gejala pada tahap awal....
wanita | 08:00 WIB
Mulas saat hamil adalah keluhan yang sering dialami oleh ibu hamil....
wanita | 08:00 WIB
Selain untuk mengatasi nyeri haid, banyak dari obat herbal ini juga memberikan manfaat tambahan....
wanita | 08:00 WIB
Bukan hanya bermanfaat bagi ibu hamil, pemberian vaksinasi influenza juga akan berpengaruh pada bayi....
wanita | 10:00 WIB
Diabetes gestasional biasanya terjadi selama masa kehamilan hingga proses persalinan, meskipun perempuan tersebut sebelu...
wanita | 08:00 WIB