Hentikan Tindak Bullying, Ini Dampak Mengerikannya

Korban bullying akan memilih bunuh diri karena merasa tidak dihargai dan tidak diharapkan.

Rendy Adrikni Sadikin | Krishnayanti C
Rabu, 22 Agustus 2018 | 10:40 WIB
Hentikan Tindak Bullying, Ini Dampak Mengerikannya

Hentikan Tindak Bullying, Ini Dampak Mengerikannya

himedik.com - Bullying atau perundungan atau penindasan adalah kekerasan, ancaman, atau paksaan yang dilakukan seseorang untuk menyalahgunakan orang lain.

Alasan beragam. Sebut saja seseorang melakukan bullying biasanya karena tidak menyukai individu lain atau hanya untuk kesenangan dan kepuasan diri sendiri.

Hingga kiwari, kasus bullying masih ada di mana-mana. Baik itu di sekolah, di kantor, di dunia maya ataupun lingkungan sosial lainnya.

Aksi bullying yang sering terjadi juga bermacam-macam, baik secara fisik maupun mental. Mulai dari menampar, memukul, menendang, menghina, mempermalukan, mencibir, menjauhi atau menghindari untuk berteman, dan masih banyak lagi.

Bullying bukan hal yang sepele. Hal ini dapat mengancam gangguan kesehatan fisik dan mental sesorang. Berikut beberapa gangguan yang dapat terjadi.

1. Depresi

Ketika seseorang menjadi korban bullying dari seseorang atau kelompok, dia merasa ditekan namun tidak bisa melawan dan akhirnya menyebabkan depresi dan perasaan takut yang tidak nyaman.

2. Dampak pada fisik

Bullying dapat mengganggu kesehatan jangka panjang. Dilansir dari studi di The Conversation bahwa seseorang yang pernah menjadi korban bullying memiliki tingkat protein dalam aliran darah (protein C-reaktif/CRP)

3. Menyendiri

Baca Juga: Model Gigi Hadid Derita Tiroid, Ketahui Penyebab Penyakit Ini

Ilustrasi bully (unsplash)
Ilustrasi bully (unsplash)

 

Menyendiri adalah hal yang biasa dilakukan korban bullying, karena dia merasa tidak ada orang yang dapat dipercaya.

4. Hidupnya terbatas

Yang dimaksud adalah korban bullying merasa hidupnya terbatas. Karena dia melakukan hal ini salah, melakukan hal itu salah.

Ia merasa terkurung oleh frustasinya sendiri. Lama kelamaan ia akan mengasingkan diri.

5. Ketakutan

Korban bullying sering mengalami ketakutan pada hal-hal yang tidak nyata atau sebenarnya tidak terjadi. Namun, karena ia merasa trauma akibat bullying, yang terjadi adalah korban merasa ketakutan dimanapun ia berada.

6. Ingin bunuh diri

Keinginan untuk mengakhiri hidup adalah salah satu pilihan korban bullying. Ia merasa tidak dihargai dan tidak diharapkan. Korban merasa lebih baik jika tidak ada di tengah-tengah masyarakat.

Mulai sekarang, jangan lakukan tindak bullying apapun kepada siapapun. Karena bullying merupakan tindakan yang jahat dan kejam.

×
Zoomed
TERKINI
Mulailah dengan jumlah langkah yang lebih rendah dan tingkatkan secara bertahap agar tubuh bisa beradaptasi dengan baik....
info | 08:00 WIB
Migrain merupakan sakit kepala yang biasanya terjadi di satu sisi kepala....
info | 08:00 WIB
Faktor lingkungan juga berperan dalam memicu kanker....
info | 08:00 WIB
Sakit maag terjadi karena ketidakseimbangan asam lambung dalam tubuh....
info | 08:00 WIB
Untuk memenuhi asupan protein tak harus selalu mengandalkan telur lho....
info | 08:00 WIB