Hati-hati! Sering Bohong Ternyata Berdampak Buruk Bagi Kesehatan

Nih buat kamu si tukang bohong, hati-hati ya!

Rauhanda Riyantama | Dwi Citra Permatasari Sunoto
Senin, 27 Agustus 2018 | 11:00 WIB
Hati-hati! Sering Bohong Ternyata Berdampak Buruk Bagi Kesehatan

Hati-hati! Sering Bohong Ternyata Berdampak Buruk Bagi Kesehatan

himedik.com - Dalam hidup tentunya kita pernah sekali dua kali melakukan kebohongan. Jika seperti itu kasusnya, mungkin dapat sedikit dimaklumi. Tetapi bagaimana jika kebohongan itu sering dilakukan?

Pada dasarnya entah sering atau tidak, berbohong merupakan hal yang harus dihindari apapun alasannya. Selain dapat mengganggu hubungan sosial, berbohong juga berdampak buruk bagi kesehatan.

Hal tersebut seperti yang disampaikan oleh seorang ahli kesehatan, Arthur Markman, PhD. Ia mengatakan bahwa ketika seseorang berbohong, maka tubuh akan mengeluarkan hormon kortisol atau biasa disebut hormon stres.

Tak hanya itu, tubuh juga mengeluarkan hormon steroid. Padahal jika tubuh kelebihan steroid bisa menyebabkan beberapa masalah serius. Seperti depresi, insomnia, kelelahan, sistem imun menurun, dan masih banyak lagi.

ilustrasi gelisah (Seed Psychology)
ilustrasi depresi (Seed Psychology)

 

Lalu apa yang memicu kedua hormon tersebut keluar?

Masih menurut Arthur Markman, PhD, kedua hormon tersebut keluar akibat dari otak yang bekerja keras untuk memproses mana kebenaran dan mana kebohongan. Proses ini bisa berlangsung selama kurang lebih 10 menit. Sehingga membuat seseorang menjadi bingung dan emosional.

Bahkan orang yang melakukan kebohongan juga akan mudah gelisah karena khawatir jika kebohongannya terungkap. Dari situlah akhirnya yang bersangkutan melakukan beragam cara, seperti menyalahkan orang lain untuk menutupi kebohongannya.

berhenti berbohong (shutterstock)
berhenti berbohong (shutterstock)

 

Nah, sekarang kamu mengerti bukan mengapa sekali orang berbohong akan melakukan kebohongan lain yang lebih besar? Maka dari itu, hindari kebiasaan berbohong. Semakin kamu sering berbohong, maka otak kamu akan bekerja lebih keras lagi.

Baca Juga: Ngeri, Lihat 5 Efek Samping Insomnia Terhadap Tubuh

Akibatnya, gangguan-gangguan seperti yang disebutkan di atas akan sering menghampirimu. Tidak mau bukan?

×
Zoomed
TERKINI
Mulailah dengan jumlah langkah yang lebih rendah dan tingkatkan secara bertahap agar tubuh bisa beradaptasi dengan baik....
info | 08:00 WIB
Migrain merupakan sakit kepala yang biasanya terjadi di satu sisi kepala....
info | 08:00 WIB
Faktor lingkungan juga berperan dalam memicu kanker....
info | 08:00 WIB
Sakit maag terjadi karena ketidakseimbangan asam lambung dalam tubuh....
info | 08:00 WIB
Untuk memenuhi asupan protein tak harus selalu mengandalkan telur lho....
info | 08:00 WIB