Lima Penyakit yang Dapat Sebabkan Tuli

Tak hanya faktor genetik, penyakit yang muncul saat dewasa juga dapat sebabkan ketulian.

Rendy Adrikni Sadikin | Krishnayanti C
Rabu, 19 September 2018 | 14:30 WIB
Ilustrasi (rd)

Ilustrasi (rd)

Himedik.com - Tuli atau hilangnya kemampuan mendengar bisa terjadi karena faktor genetik atau keturunan, kecelakaan, dan faktor usia. Tidak hanya itu saja, beberapa penyakit ini juga dapat menyebabkan hilangnya kemampuan mendengar seseorang.

1. Otosclerosis

Otosclerosis adalah kondisi pertumbuhan tulang telinga yang tidak normal. Pertumbuhan tulang telinga bagian dalam yang tidak normal ini akan mengganggu proses penangkapan suara pada telinga.

Gejala yang muncul biasanya kepala pusing, telinga berdenging, dan secara bertahap pendengaran akan berkurang bahkan hingga menghilang.

2. Meniere

Meniere adalah penyakit telinga yang mengganggu aliran cairan telinga bagian dalam. Kemampuan pendengaran yang menghilang disebabkan penumpukan cairan yang sangat berlebihan di telinga bagian labirin.

Umumnya, penyakit ini hanya mengganggu salah satu sisi telinga.

3. Neuroma akustik

Neuroma akustik adalah tumor jinak yang mempengaruhi saraf yang menghubungkan telinga dengan otak. Kondisi ini sering tidak disadari karena pertumbuhan tumor yang terjadi sangat lambat.

Semakin besar tumor tumbuh, maka akan menjepit saraf kranial yang berkaitan dengan saraf pendengaran sehingga menyebabkan tuli.

Baca Juga: Berenang di Air Dingin, Cara Menyenangkan Atasi Depresi

Gejala dari penyakit ini yaitu kehilangan keseimbangan, sakit kepala, dan wajah mati rasa serta kesemutan.

4. Campak Jerman

Campak Jerman disebabkan oleh virus rubella yang mengganggu pertumbuhan janin. Rubella menyerang ibu hamil dan virusnya akan berdampak pada janin yang sedang bertumbuh.

Ada beberapa kelainan yang dapat ditimbulkan, salah satunya bayi bisa terlahir dalam keadaan tuli.

5. Gondongan

Gondong dapat menyebabkan ketulian, namun kondisi ini jarang terjadi. Umumnya, jika virus gondong tidak ditangani atau dibiarkan saja akan merusak koklea (rumah siput) atau bagian rumah siput di telinga bagian dalam sehingga menyebabkan tuli.

Demi menjaga kesehatan telinga, maka harus lebih berhati-hati dan waspada akan segala kemungkinan penyakit yang terjadi pada tubuh.

×
Zoomed
TERKINI
VinFast menjadi simbol nyata dari kebangkitan industri hijau Asia Tenggara....
info | 13:30 WIB
Migrain merupakan sakit kepala yang biasanya terjadi di satu sisi kepala....
info | 08:00 WIB
Faktor lingkungan juga berperan dalam memicu kanker....
info | 08:00 WIB
Sakit maag terjadi karena ketidakseimbangan asam lambung dalam tubuh....
info | 08:00 WIB
Untuk memenuhi asupan protein tak harus selalu mengandalkan telur lho....
info | 08:00 WIB