Diet Ekstrem, Pasangan Ini Hanya Makan Buah dan Tidak Sikat Gigi

Mereka mengklaim diet ini bisa menyembuhkan beragam penyakit.

Rauhanda Riyantama | Dwi Citra Permatasari Sunoto
Rabu, 17 Oktober 2018 | 08:15 WIB
Tina dan Kekasihnya. (Media Drum World)

Tina dan Kekasihnya. (Media Drum World)

Himedik.com - Tina Stoklosa, seorang arsitek interior yang berasal dari Warsawa, Polandia, pertama kali mencoba pola makan buah-buahan pada Desember 2013, sebelum natal. Ini artinya, ia telah melakukan diet ekstrem ini selama lima tahun.

Tina mengatakan diet ekstremnya tersebut membuatnya merasa lebih sehat. Wanita berusia 39 tahun ini langsung melihat hasilnya, tetapi dia sulit mematuhi program dietnya di rumah, karena selalu tergoda untuk pergi makan.

Tiga tahun lalu, dia memutuskan pindah ke Bali untuk menemukan buah yang lebih eksotis dan benar-benar menjadi pemakan buah, dan di sanalah dia bertemu tunangannya Simon Beun, 26, dari Izegem, Belgia. Uniknya mereka sama-sama memutuskan untuk hanya memakan buah.

Pasangan ini makan dengan asupan kalori sebanyak 2.000 hingga 4.000 kalori. Dalam sehari mereka mengonsumsi pisang hingga 30 buah, sementara mencukupi kebutuhan cairan tubuh dengan air kelapa.

''Dulu berat badanku berlebihan. Ketika melihat-lihat resep smoothie hijau di internet, aku menemukan kisah seorang gadis yang hanya makan buah, kemudian aku menemukan sekelompok orang di dunia maya yang makan dengan cara ini dan menyebut diri mereka sebagai fruitarian,'' ungkap Tina dilansir dari laman nypost.

Tina Skotlosa. (Media Drum World)
Tina Stoklosa. (Media Drum World)

 

''Sebagian besar dari mereka terlihat sangat sehat dan enerjik. Aku tertarik dan memutuskan untuk melakukan pengurangan berat badan sebelum natal selama seminggu hanya dengan mengonsumsi buah saja.''

''Aku merasa luar biasa di minggu itu, tubuh terasa ringan dan lebih optimis. Aku memutuskan untuk tidak pernah kembali ke makanan 'normal'.''

Beun, yang sebelumnya adalah seorang vegan, jatuh cinta ke Tina setelah melihat akun Instagramnya dan hal itu membuatnya beralih ke pola makan buah-buahan.

Pasangan itu mengklaim diet mereka dapat menyembuhkan kanker, depresi dan penyakit kronis.

Baca Juga: Langka, Implan Payudara Wanita Ini Terinfeksi Salmonella

Meskipun buah kaya akan kandungan gula alami, mereka tidak menyikat gigi selama dua tahun, karena mereka berpikir serat dari buah dapat membersihkan gigi.

''Diet ini dapat menyembuhkan depresi, menyembuhkan begitu banyak penyakit mental, dan mengurangi kecemasan. Selain itu, konsumsi buah juga dapat mengatasi semua masalah pencernaan kronis. Terbukti ada ribuan akun pribadi yang telah sembuh dari kanker karena diet ini,'' ujar Tina.

''Makan buah juga tidak perlu menyikat gigi, aku juga tidak menyikat gigi. Ketika makan buah utuh, serat dalam buah akan membersihkan gigi.''

''Aku sudah melakukan pemeriksaan setelah tiga tahun. Gigiku dalam kondisi yang baik, sehingga dokter gigi memanggil dua dokter gigi lain untuk menunjukkan gigiku kepada mereka karena tidak percaya. Tapi jangan mencobanya dengan buah kering, karena sisa buah akan menempel di sela gigi dan membusuk di sana,'' tutup Tina.

×
Zoomed
TERKINI
VinFast menjadi simbol nyata dari kebangkitan industri hijau Asia Tenggara....
info | 13:30 WIB
Migrain merupakan sakit kepala yang biasanya terjadi di satu sisi kepala....
info | 08:00 WIB
Faktor lingkungan juga berperan dalam memicu kanker....
info | 08:00 WIB
Sakit maag terjadi karena ketidakseimbangan asam lambung dalam tubuh....
info | 08:00 WIB
Untuk memenuhi asupan protein tak harus selalu mengandalkan telur lho....
info | 08:00 WIB