Acara Lansia Idola di RS Panti Rapih Jadi Ajang Berbagi Semangat

Rumah Sakit Panti Rapih adakan acara Lansia Idola untuk peringati Hari Kesehatan Nasional.

Rauhanda Riyantama | Dwi Citra Permatasari Sunoto
Sabtu, 01 Desember 2018 | 14:00 WIB
Acara Lansia Idola di RS Panti Rapih Jadi Ajang Berbagi Semangat

Acara Lansia Idola di RS Panti Rapih Jadi Ajang Berbagi Semangat

himedik.com - Ada yang menarik di Rumah Sakit Panti Rapih, Yogyakarta. Sejak kemarin tanggal 30 November hingga 1 Desember ada acara Lansia Idola. Hal ini dilakukan dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional.

Lansia yang diperkenankan ikut minimal berusia 60 tahun dengan membayar biaya pendaftaran sebesar 50 ribu rupiah. Peserta boleh dari kalangan umum atau pasien rumah sakit.

Di tengah acara, tim HiMedik mendapat kesempatan mewawancarai salah satu peserta lomba bernama Ibu Yayuk Siti Rahayu. Alasannya mengikuti acara ini adalah untuk memberi semangat suaminya yang sedang sakit dan menjalani perawatan di rumah sakit tersebut.

''Saya ikut ini untuk menyemangati suami saya,'' ungkapnya.

Di usianya yang sudah menginjak 67 tahun, tak sedikit pun terlihat lemah atau lelah. Tubuhnya tak terlihat renta. Ia membeberkan bahwa semasa muda sering berolahraga.

Ibu Yayuk salah satu peserta Lansia Idol. (HiMedik/Citra)
Ibu Yayuk salah satu peserta Lansia Idola. (HiMedik/Citra)

 

''Saya suka berolahraga, bersepeda dan berenang. Kalau bersepeda bisa 4 kali dalam seminggu, keliling 8 desa, sedangkan renang 2 kali. Tidak ada waktu khusus, kapanpun mau ya berolahraga.''

''Kalau makanan saya menghindari sekali seafood seperti cumi dan udang karena meski banyak nutrisinya makanan tersebut juga mengandung kolesterol. Jeroan juga saya hindari.''

''Saya suka sekali makan sayuran, di kulkas selalu ada buah dan sayuran,'' imbuhnya.

Ibu Yayuk bukan satu-satunya lansia yang memiliki semangat tinggi. Hampir seluruh lansia yang menjadi peserta bersemangat dan antusias.

Baca Juga: Tiga Kebiasaan Harian Pemicu Kanker Payudara

Seperti salah satu pasien yang tangannya sedang digips berikut. Tak ada raut wajah sedih, yang ada hanyalah wajah gembira dan semangat bernyanyi untuk menghibur para penonton yang melihat.

Peserta yang memakai gips. (HiMedik/Citra)
Peserta yang memakai gips. (HiMedik/Citra)

 

Tak hanya pihak keluarga yang menonton, bahkan para pasien Rumah Sakit Panti Rapih juga ikut menonton. Ada yang ikut bergoyang atau hanya duduk sambil mengambil foto dan menikmati alunan lagu. Sungguh pemandangan yang menenteramkan hati.

×
Zoomed
TERKINI
Migrain merupakan sakit kepala yang biasanya terjadi di satu sisi kepala....
info | 08:00 WIB
Faktor lingkungan juga berperan dalam memicu kanker....
info | 08:00 WIB
Sakit maag terjadi karena ketidakseimbangan asam lambung dalam tubuh....
info | 08:00 WIB
Untuk memenuhi asupan protein tak harus selalu mengandalkan telur lho....
info | 08:00 WIB
Minum air memang benar membantu menghindari penyakit ginjal. Namun.......
info | 08:00 WIB