Lima Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Menggunakan Minyak Esensial

Minyak esensial memang memiliki manfaat, tapi perhatikan cara penggunaannya.

Rauhanda Riyantama | Dwi Citra Permatasari Sunoto
Kamis, 06 Desember 2018 | 15:15 WIB
Lima Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Menggunakan Minyak Esensial

Lima Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Menggunakan Minyak Esensial

himedik.com - Minyak esensial terbuat dari bahan alami yang biasanya dari bagian tanaman tertentu seperti daun, akar, atau batang. Beberapa jenis minyak esensial dapat ditambahkan dalam minyak sayur, krim, atau gel mandi.

Namun, pada umumnya banyak orang menggunakan minyak ini sebagai aroma terapi atau menggosoknya di kulit. Meski ada penelitian yang menunjukkan bahwa minyak esensial memiliki manfaat kesehatan, tapi tanyakan kepada dokter jika kamu tidak yakin apakah aman untuk digunakan.

Berikut hal yang perlu diperhatikan ketika menggunakan minyak esensial.

1. Periksa kualitas

Belilah minyak esensial dari produsen terpercaya yang membuatnya secara murni tanpa ada bahan tambahan lain. Memang tidak semua bahan tambahan itu buruk, tapi beberapa dapat memicu reaksi alergi.

2. Perhatikan cara pemakaian

Jangan asal menggosokkan minyak ke semua area tubuh. Bagian yang aman adalah tangan dan kaki. Sedangkan mata, hidung, atau bagian sensitif lain sebaiknya dihindari.

Apalagi tidak semua jenis minyak cocok untuk dioleskan pada kulit. Seperti minyak jinten dan minyak jeruk. Keduanya aman untuk dimasukkan dalam bahan makanan, tapi tidak untuk kulit.

Jadi sebelum menggunakannya, perhatikan jenis minyak yang digunakan. Apakah untuk pemakaian luar atau dalam.

3. Jangan terlalu terpengaruh dengan bahan dasar

Baca Juga: Mengenal Anemia Secara Umum, pada Anak dan Remaja

Ilustrasi minyak esensial. (pixabay/kerdkanno)
Ilustrasi minyak esensial. (pixabay/kerdkanno)

 

Hanya karena berasal dari tumbuhan bukan berarti itu aman untuk digunakan. Pasalnya bahan alami sekalipun juga dapat menimbulkan reaksi alergi, iritasi, atau bahkan beracun.

Maka dari itu selalu lakukan tes alergi sebelum menggunakannya. Caranya oleskan sedikit pada area sensitif (biasanya belakang telinga) dan lihat respons kulit.

4. Usia

Anak kecil dan orang lebih tua biasanya memiliki respons lebih sensitif terhadap minyak esensial. Apalagi jenis minyak tertentu dapat menyebabkan masalah serius pada anak umur 6 tahun atau di bawahnya.

5. Tanya pada dokter

Bertanyalah pada dokter untuk memastikan apakah minyak esensial yang kamu gunakan aman atau tidak. Hal ini untuk meminimalisir risiko terjadinya reaksi alergi, ruam, atau masalah pernapasan.

Itulah lima hal yang perlu kamu perhatikan sebelum menggunakan minyak esensial. Semoga bermanfaat.

×
Zoomed
TERKINI
Migrain merupakan sakit kepala yang biasanya terjadi di satu sisi kepala....
info | 08:00 WIB
Faktor lingkungan juga berperan dalam memicu kanker....
info | 08:00 WIB
Sakit maag terjadi karena ketidakseimbangan asam lambung dalam tubuh....
info | 08:00 WIB
Untuk memenuhi asupan protein tak harus selalu mengandalkan telur lho....
info | 08:00 WIB
Minum air memang benar membantu menghindari penyakit ginjal. Namun.......
info | 08:00 WIB