Benarkah Lasik Aman untuk Mata?

Lasik merupakan operasi laser mata untuk menyembuhkan beberapa penyakit mata.

Dinar Surya Oktarini | Yuliana Sere
Rabu, 19 Desember 2018 | 18:00 WIB
Benarkah Lasik Aman untuk Mata?

Benarkah Lasik Aman untuk Mata?

himedik.com - Kamu mungkin pernah menemukan penggunaan lensa kontak dan kacamata yang tidak nyaman karena sejumlah alasan. Dalam kasus seperti itu, seseorang dapat mempertimbangkan opsi lasik.

Lasik merupakan jenis operasi mata menggunakan laser untuk memperbaiki masalah seperti rabun dekat, rabun jauh, dan astigmatisme.

Sampai saat ini, ahli kesehatan mata memastikan bahwa komplikasi serius dari lasik jarang terjadi.

Itu digambarkan sebagai prosedur paling aman, paling efektif yang pernah ada dalam oftalmologi, oleh Eric Donnenfeld.

Namun demikian, beberapa kemungkinan bisa saja terjadi. Dilansir dari medical daily, berikut beberapa kemungkinan yang bisa terjadi jika melakukan lasik.

1. Mata kering

Ini biasanya terjadi beberapa minggu hingga enam bulan setelah operasi dan akan lebih memengaruhi orang dewasa, orang dengan gangguan autoimun, atau orang yang menggunakan obat tertentu.

Dokter bisa menyarankan untuk menggunakan obat tetes mata atau mengonsumsi minyak biji rami atau minyak ikan.

Ilustrasi. (Unsplash/@Vanessa Bumbeers)
Ilustrasi. (Unsplash/@Vanessa Bumbeers)

 

2. Overcorrection atau undercorrection

Baca Juga: Pikir-Pikir Dulu Sebelum Percaya 5 Mitos Metabolisme Ini

Ini merupakan pembedahan melibatkan penggunaan laser untuk memotong dan membentuk kembali kornea, yang merupakan lapisan luar mata.

Akibatnya, mungkin bahwa adanya penghilangan banyak jaringan (overcorrection) atau tidak cukup jaringan (undercorrection).

Ilustrasi mata. (unsplash)
Ilustrasi mata. (unsplash)

 

3. Masalah dengan penglihatan

Beberapa pasien mungkin menjadi lebih rentan terhadap silau, penglihatan ganda, atau melihat lingkaran cahaya di sekitar cahaya terang.

Selain itu, bisa saja kamu mengalami kesulitan melihat ketika dalam pengaturan cahaya redup, penglihatan terdistorsi atau nyeri kronis.

×
Zoomed
TERKINI
Mulailah dengan jumlah langkah yang lebih rendah dan tingkatkan secara bertahap agar tubuh bisa beradaptasi dengan baik....
info | 08:00 WIB
Migrain merupakan sakit kepala yang biasanya terjadi di satu sisi kepala....
info | 08:00 WIB
Faktor lingkungan juga berperan dalam memicu kanker....
info | 08:00 WIB
Sakit maag terjadi karena ketidakseimbangan asam lambung dalam tubuh....
info | 08:00 WIB
Untuk memenuhi asupan protein tak harus selalu mengandalkan telur lho....
info | 08:00 WIB