Ini Alasan Kamu Harus Hindari Teh Detoks

Karena proses detoksifikasi tidak ada yang instan

Galih Priatmojo | Yuliana Sere
Minggu, 20 Januari 2019 | 21:00 WIB
Ini Alasan Kamu Harus Hindari Teh Detoks

Ini Alasan Kamu Harus Hindari Teh Detoks

himedik.com - Teh detoks merupakan salah satu alternatif minuman kesehatan yang bisa kamu temui di media sosial. Teh ini dipercaya mampu membersihkan sistem pencernaan, menyingkirkan racun dalam tubuh dan mempercepat penurunan berat badan.

Beberapa teh detoks yang populer termasuk Skinny Mint, SkinnyMe, Flat Tummy Tea, Slendertoxtea, Bootea, dan Skinny Teatox.

Namun, dilansir dari medicaldaily, di samping bahan-bahan ini mengandung herbal dan antioksidan, teh ini bekerja dengan mengiritasi lapisan ususmu.

"Ini membuat usus berkontrasksi lebih dari biasanya," menurut ahli gizi yang berbasis di London Rhiannon Lambert. Dengan kata lain, kamu akan kehilangan sebagian besar air yang bisa mengakibatkan dehidrasi.

"Walaupun kehilangan massa ini dapat membuatmu terlihat langsing dalam jangka pendek, itu tidak berdampak pada kehilangan lemak karena kalori dari makanan diserap di usus kecil sebelum ke usus besar," katanya.

Banyak wanita yang telah mencoba teh ini mengeluh kram perut, diare, sakit kepala, lelah, serta gangguan dalam siklus menstruasi.

Ilustrasi teh hijau. (pixabay)
Ilustrasi teh detoksifikasi. (pixabay)

 

Dijelaskan juga bahwa teh detoks ini menagandung pencahar yang dikenal sebagai Senna. Bahan ini hanya boleh digunakan untuk waktu yang singkat.

Ketika teh ini digunakan lebih dari dua minggu, maka dapat memengaruhi fungsi usus dan membuatmu tergantung pada obat pencahar ini. Dalam jangka panjang, obat ini mungkin memiliki efek serius dan merusak organ seperti jantung dan hati.

Para ahli telah memperingatkan penggunaan produk ini.

Baca Juga: Alami Murmur Jantung, Pria Ini Terima Donor Jantung dari Pasien Hepatitis C

"Tidak ada yang bisa bekerja secara ajaib ketika mendetoksifikasi saluran pencernaanmu, termasuk usus besar, kecuali dietmu memiliki presentase serat nabati yang besar," kata Stella Metsovas, spesialis kesehatan usus dan ahli gizi klinis bersertifikat.

Kamu disarankan tetap berpegang pada alternatif yang lebih aman dan sehat serta mengikuti diet bergizi yang memenuhi pedoman.

×
Zoomed
TERKINI
Migrain merupakan sakit kepala yang biasanya terjadi di satu sisi kepala....
info | 08:00 WIB
Faktor lingkungan juga berperan dalam memicu kanker....
info | 08:00 WIB
Sakit maag terjadi karena ketidakseimbangan asam lambung dalam tubuh....
info | 08:00 WIB
Untuk memenuhi asupan protein tak harus selalu mengandalkan telur lho....
info | 08:00 WIB
Minum air memang benar membantu menghindari penyakit ginjal. Namun.......
info | 08:00 WIB