Info

Kenali Kista Hati, Penyakit yang Disebabkan oleh Infeksi Cacing Pita

Salah satu penyebab kista hati adalah infeksi cacing pita Echinococcus.

Vika Widiastuti | Dwi Citra Permatasari Sunoto

Ilustrasi hati. (pixabay/Elionas2)
Ilustrasi hati. (pixabay/Elionas2)

Himedik.com - Kista hati merupakan kantung yang tidak normal di hati yang mungkin mengandung cairan atau massa sel padat. Biasanya, kista hati tidak menimbulkan gejala atau memerlukan perawatan apa pun.

Namun terkadang, jika kista membesar, penderita mungkin mengalami rasa sakit atau gejala lain yang memerlukan perawatan. Dirangkum dari laman Medical News Today, berikut penyebab dan gejala kista hati.

Penyebab kista hati

Kista yang tumbuh di hati sering kali merupakan penyakit bawaan. Yang berarti bahwa kista terbentuk sebelum kelahiran, saat di mana janin sedang berkembang di dalam rahim.

Kista hati juga dapat terjadi kapan saja tanpa alasan yang jelas. Namun, menurut sebuah studi tahun 2015, wanita lebih mungkin untuk mengembangkan kista hati daripada pria.

Selain itu, infeksi cacing pita Echinococcus juga dapat menyebabkan kista hati. Parasit ini sering ditemukan pada hewan ternak atau hewan yang hidup di peternakan, seperti anjing, serigala, dan coyote. Seseorang dapat terinfeksi Echinococcus melalui paparan kotoran hewan tersebut.

Anjing lucu. (unsplash/@Nikolay Tchaouchev)
Parasit Echinococcus sering ditemukan pada kotoran hewan salah satunya anjing. (unsplash/@Nikolay Tchaouchev)

 

Infeksi Echinococcus dikenal sebagai penyakit hidatidosa, penyakit hidatidosis kistik, atau echinococcosis. Kondisi ini juga dapat menyebabkan kista di paru-paru, ginjal, otak, dan organ lain di sekitar tubuh.

Penyebab kista hati lainnya adalah kanker hati, cedera pada hati, dan penyakit hati polikistik (PLD). PLD merupakan kondisi genetik langka yang kondisinya sering kali tidak menimbulkan gejala.

Gejala kista hati

Menurut penelitian tahun 2015, hanya sekitar 5 hingga 10 persen kista hati yang menimbulkan gejala. Gejalanya cenderung pertama kali terjadi pada orang yang berusia 60 tahun atau lebih.

Gejala kista hati di antaranya perut buncit atau menonjol, perut terasa penuh atau kembung, sakit perut, mulas, mual dan muntah, serta sakit bahu.

Gejala-gejala ini biasanya terjadi ketika kista mulai berdarah dan jika kista menjadi cukup besar, penderita mungkin bisa merasakannya.

Kista hati biasanya jinak dan tidak bersifat kanker. Namun, sekitar 5 persen kista hati adalah tumor kistik.

Meski sangat jarang, tumor kistik ini bisa menjadi ganas dan dapat menyebar ke luar hati. Oleh sebab itu, dokter biasanya akan merekomendasikan operasi untuk mengangkat tumor kistik sepenuhnya.

Berita Terkait

Berita Terkini