Terapi Flotasi Ampuh Untuk Atasi Stres, Begini Caranya

Terapi ini dapat memengaruhi pikiran dan tubuh, mendorong relaksasi yang dalam.

Vika Widiastuti
Kamis, 28 Februari 2019 | 14:30 WIB
Terapi Flotasi Ampuh Untuk Atasi Stres, Begini Caranya

Terapi Flotasi Ampuh Untuk Atasi Stres, Begini Caranya

himedik.com - Ada kabar gambira bagi kamu yang sedang stres menghadapi pekerjaan atau tugas kuliah. Sebuah metode baru yang bernama terapi flotasi disebut bisa mengatasi stres. 

Apa itu terapi flotasi?

Dilansir DewiKu.com dari laman Purewow, terapi flotasi adalah metode yang digunakan untuk menghilangkan stres dengan cara mengapung di air garam yang sangat pekat.

Terapi ini pertama kali ditemukan oleh John C. Lilly, seorang praktisi medis dan ahli saraf pada tahun 1954.

Prinsip dasar terapi flotasi ini cukup sederhana, yaitu berbaring sendirian selama satu jam di sebuah pod futuristik yang diisi air. Cara ini dinilai ampuh untuk redakan stres.

Ilustrasi olahraga berenang. (Unsplash)
Ilustrasi mengapung di air. (Unsplash)

 

Biasanya, air yang digunakan saat terapi flotasi adalah air yang mengandung 1.000 pon garam epsom. Garam dengan tingkat kepekatan tinggi ini nantinya bisa membuat tubuh mengapung.

Bukan cuma itu, suhu air yang digunakan juga nggak sembarangan dan harus disesuaikan dengan suhu tubuh.

Apakah terapi flotasi ampuh hilangkan stres?

Terapi ini pada dasarnya dapat menghilangkan fungsi indera sehingga bisa menjinakkan pikiran yang terlalu terstimulasi dan masuk ke dalam kondisi meditasi.

Baca Juga: Bunda Wajib Tahu, Begini Cara Mengobati Mata Berair pada Bayi Baru Lahir

Berenang. (Unsplash)
Ilustrasi mengapung di air. (Unsplash)

 

Dengan cara kerja seperti itu, wajar jika banyak orang mengaku cocok dengan terapi flotasi.

Terapi ini juga dapat mempengaruhi pikiran dan tubuh, mendorong relaksasi yang dalam, mengurangi rasa sakit, meningkatkan kualitas tidur, dan kreativitas.

Sebuah studi yang dilakukan pada tahun 2014 di Universitas Karlstad, Swedia mengatakan bahwa orang yang melakukan terapi flotasi selama 7 minggu mengalami penurunan tingkat stres, depresi, kecemasan, serta peningkatan rasa optimis, dan kualitas tidur. Wah, menarik nih! (DewiKu.com/Rima Suliastini)

×
Zoomed
TERKINI
Mulailah dengan jumlah langkah yang lebih rendah dan tingkatkan secara bertahap agar tubuh bisa beradaptasi dengan baik....
info | 08:00 WIB
Migrain merupakan sakit kepala yang biasanya terjadi di satu sisi kepala....
info | 08:00 WIB
Faktor lingkungan juga berperan dalam memicu kanker....
info | 08:00 WIB
Sakit maag terjadi karena ketidakseimbangan asam lambung dalam tubuh....
info | 08:00 WIB
Untuk memenuhi asupan protein tak harus selalu mengandalkan telur lho....
info | 08:00 WIB