Selain Diare, Ini Gejala Lain Intoleransi Laktosa

Intoleransi laktosa bisa juga terjadi saat kita dewasa, lo!

Vika Widiastuti | Yuliana Sere
Kamis, 28 Februari 2019 | 08:30 WIB
Selain Diare, Ini Gejala Lain Intoleransi Laktosa

Selain Diare, Ini Gejala Lain Intoleransi Laktosa

himedik.com - Intoleransi laktosa tidak hanya terjadi saat kita masih kecil namun bisa saja terjadi saat kita dewasa.

Hal ini terjadi karena berkurangnya produksi enzim laktase. Alan Aragon, penasihat nutrisi untuk Men's Health, menyatakan biasanya dibutuhkan setidaknya 12 gram laktosa bagi seseorang untuk mengalami gejala.

Jumlah ini setara dengan 8 ons susu atau secangkir es krim, tambahnya. Meskipun gejalanya mungkin berbeda-beda pada individu namun berikut ini adalah tanda yang paling umum, dilansir HiMedik dari medicaldaily.

Kembung

Laktosa tidak diserap di usus kecil, sehingga masalah mungkin akan terjadi di usus besar.

Akibat peningkatan jumlah air dan gas di usus besar, kamu mungkin mengalami kembung. Menurut Healthline, ini dipengaruhi oleh sensitivitas individu daripada jumlah susu yang telah dikonsumsi.

Ilustrasi perut kembung. (pixabay)
Ilustrasi perut kembung. (pixabay)

 

Mual

Hal normal jika kamu merasakan mual setelah minum susu. Namun,  jika hal ini terjadi secara teratur atau membuat kamu sakit, kamu mungkin mengalami intoleransi.

"Gas dalam usus mengembang seperti balon, mendorong respons muntah," tutur Joel B. Mason, seorang profesor kedokteran dan nutrisi di Tufts University.

Baca Juga: Gara-gara 17 Kali Aborsi, Wanita 27 Tahun Ini Terancam Tak Bisa Punya Anak

Diare

Michelle Cohen, ahli gastroenterologi di Mount Sinai, Brooklyn Heights, mencatat diare adalah gejala umum lainnya. Karena tubuh tidak dapat memecah laktosa, maka saluran pencernaan mengandung peningkatan jumlah gula.

Cohen menjelaskan bagaimana peningkatan gula dapat menyebabkan lebih banyak air dalam saluran pencernaan dan akhirnya ini bisa menyebabkan diare yang parah.

Muntah 100 Kali Sehari, Ini yang Sebenarnya Dialami Wanita 31 Tahun. (Shutterstock)
Ilustrasi rasa mual. (Shutterstock)

 

Sakit perut

Seseorang dapat mengalami sakit perut dan kram yang menyakitkan. Ini biasanya terjadi 30 menit hingga dua jam setelah konsumsi apa pun yang mengandung laktosa.

×
Zoomed
TERKINI
Migrain merupakan sakit kepala yang biasanya terjadi di satu sisi kepala....
info | 08:00 WIB
Faktor lingkungan juga berperan dalam memicu kanker....
info | 08:00 WIB
Sakit maag terjadi karena ketidakseimbangan asam lambung dalam tubuh....
info | 08:00 WIB
Untuk memenuhi asupan protein tak harus selalu mengandalkan telur lho....
info | 08:00 WIB
Minum air memang benar membantu menghindari penyakit ginjal. Namun.......
info | 08:00 WIB