Tak Disangka, Menjahit Ternyata Bermanfaat untuk Kesehatan, lo!

Bahkan menjahit bisa dijadikan sebagai terapi melatih kesabaran.

Vika Widiastuti
Selasa, 05 Maret 2019 | 16:30 WIB
Tak Disangka, Menjahit Ternyata Bermanfaat untuk Kesehatan, lo!

Tak Disangka, Menjahit Ternyata Bermanfaat untuk Kesehatan, lo!

himedik.com - Merajut dan menjahit tak hanya sekadar hobi atau dilakukan orang untuk mencari keuntungan. Kebiasaan ini ternyata juga bermanfaat untuk kesehatan. 

Dilansir dari laman Medical Daily, sebuah studi menemukan bahwa merajut dan menjahit dapat membantu seseorang terlepas dari stres, rasa cemas, dan depresi. Bahkan tak sedikit yang menjadikannya sebagai terapi melatih kesabaran.

Untuk mendapatkan temuan ini, studi menganalisis 3.500 orang dengan hobi merajut atau menjahit. Hasilnya sekitar 81 persen responden mengatakan, mereka merasa lebih bahagia dan lebih rileks berkat kegiatan tersebut.

Ilustrasi rajutan (Pixabay/bluemorphos)
Ilustrasi rajutan (Pixabay/bluemorphos)

 

Para peneliti mencatat ada hubungan yang signifikan antara frekuensi kegiatan menjahit dan merajut dengan ketenangan. Bahkan perajut yang sering melakukan hobinya ini juga melaporkan fungsi kognitif yang lebih tinggi.

"Merajut memiliki manfaat psikologis dan sosial yang signifikan, yang dapat berkontribusi pada kesejahteraan dan kualitas hidup. Sebagai hobi yang membutuhkan keterampilan dan kreatifitas, merajut dan menjahit memiliki potensi terapi namun membutuhkan penelitian lebih lanjut," ujar peneliti.

Peneliti juga menemukan bahwa hobi positif bisa menjadi pengalih perhatian bagi pasien dengan penyakit kronis. Mereka yang menderita radang sendi, misalnya, mengatakan bahwa hobi yang mereka jalani dapat mengalihkan perhatian dari rasa penyakit kronis yang dialaminya.

Ilustrasi benang (Pixabay/tookapic)
Ilustrasi benang (Pixabay/tookapic)

 

Sebagai alat pengalih perhatian, hobi juga dapat membantu mengurangi perasaan kesepian dan keterasingan, masalah umum yang dihadapi oleh orang dewasa yang lebih tua. Perokok juga melaporkan bagaimana menjahit dan merajut membantu mereka mengendalikan kecenderungan untuk menghisap rokok.

Catherine Carey Levisay, seorang neuropsikolog klinis, mengatakan bahwa menjalani hobi menjahit dan merajut juga unik karena melibatkan berbagai area otak secara bersamaan yakni memori, fokus, pemrosesan visuospatial, pemecahan masalah, dan banyak lagi.

Baca Juga: Penelitian Ungkap Vaksin Campak Rubella Tak Picu Autisme

Dan bagaimana hal itu membuat kita merasa lebih bahagia?

"Merajut, seperti kegiatan lain yang melibatkan sesuatu dari awal, memicu pelepasan dopamin oleh otak. Ini adalah neurotransmitter yang bersifat anti-depresi alami bagi kita," ujar Levisay. (Suara.com/Firsta Nodia)

×
Zoomed
TERKINI
Mulailah dengan jumlah langkah yang lebih rendah dan tingkatkan secara bertahap agar tubuh bisa beradaptasi dengan baik....
info | 08:00 WIB
Migrain merupakan sakit kepala yang biasanya terjadi di satu sisi kepala....
info | 08:00 WIB
Faktor lingkungan juga berperan dalam memicu kanker....
info | 08:00 WIB
Sakit maag terjadi karena ketidakseimbangan asam lambung dalam tubuh....
info | 08:00 WIB
Untuk memenuhi asupan protein tak harus selalu mengandalkan telur lho....
info | 08:00 WIB