Maia Estianty Mengaku Makin Gendut sejak Menikah, Studi: Tanda Bahagia

Bunda Maia emang kelihatan makin seger, yah.

Rima Sekarani Imamun Nissa | Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana
Rabu, 13 Maret 2019 | 14:15 WIB
Maia Estianty Mengaku Makin Gendut sejak Menikah, Studi: Tanda Bahagia

Maia Estianty Mengaku Makin Gendut sejak Menikah, Studi: Tanda Bahagia

himedik.com - Musisi Maia Estianty mengaku dibilang makin gendut oleh banyak orang. Istri pengusaha Irwan Mussry ini tampaknya menyiratkan bahwa pernikahan meningkatkan kebahagiaan.

Maia menuliskan lima alasan dirinya makin gendut melalui unggahan di Instagram pada Selasa (12/3/2019) kemarin.

Kelima alasan yang ditulis Maia itu didominasi oleh makanan dan sang suami, yang baru saja menikah dengannya pada Oktober 2018 lalu.

''Banyak yang komentar saya makin gendut ... itu karena ....
1. BANYAK makan
2. Kalau lagi makan, diliatin suami.
3. Disediakan makan banyak ama suami, plus diajak makan kulinerrr terusss...
4. Rasa pengen coba makanan terus2an
5. HAPPY, itu karena suamiku juga (ah siappp !!! itu yang paling penting) Maasyaa Allah...'' ungkap wanita yang akrab disapa Bunda Maia ini.

Maia Estianty - (Instagram/@maiaestiantyreal)
Maia Estianty - (Instagram/@maiaestiantyreal)

Kebahagiaan dalam pernikahan dan peningkatan berat badan ternyata memang ada hubungannya. Hal tersebut dibuktikan oleh pernyataan pakar yang telah melakukan sejumlah studi, dikutip HiMedik.com dari The Ladders.

Disebutkan, kombinasi antara komitmen dan hidup bersama pasangan memiliki hubungan dengan kenaikan berat badan. Menurut studi, berat badan pengantin baru rata-rata bertambah 1,8 hingga 2,2 kilogram di tahun pertama pernikahan.

''Pasangan bahagia makan lebih sehat, tetapi lebih berat. Ini adalah temuan penelitian kami, yang konsisten dengan penelitian lain sebelumnya, tetapi tidak semua,'' jelas Stephanie Schoeppe, Senior Postdoctoral Research Fellow di Central Queensland University.

Pernikahan Maia Estianty dan Irwan Mussry. (mata.mata.com)
Pernikahan Maia Estianty dan Irwan Mussry. (mata.mata.com)

Schoeppe menemukan bahwa pasangan suami-istri lebih cenderung makan saat sedang bersama, dan meskipun makanannya buah dan sayuran, mereka biasanya makan dalam porsi yang lebih besar. Sementara orang lajang yang makan sendirian cenderung mengonsumsi lebih sedikit makanan.

Selain itu, ada kemungkinan bahwa pasutri tak ambil pusing jika berat badannya naik karena mereka tidak sedang berusaha menarik perhatian orang lain.

Baca Juga: Jual Sel Telur demi iPhone, Mahasiswi Ini Nyaris Tewas

×
Zoomed
TERKINI
Mulailah dengan jumlah langkah yang lebih rendah dan tingkatkan secara bertahap agar tubuh bisa beradaptasi dengan baik....
info | 08:00 WIB
Migrain merupakan sakit kepala yang biasanya terjadi di satu sisi kepala....
info | 08:00 WIB
Faktor lingkungan juga berperan dalam memicu kanker....
info | 08:00 WIB
Sakit maag terjadi karena ketidakseimbangan asam lambung dalam tubuh....
info | 08:00 WIB
Untuk memenuhi asupan protein tak harus selalu mengandalkan telur lho....
info | 08:00 WIB