Info

Tombol Snooze Alarm Bisa Ganggu Kesehatan Mental, Apple Diprotes

Benarkah gara-gara tombol snooze alarm, kesehatan mental kita jadi terganggu?

Agung Pratnyawan | Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana

Terganggu bunyi alarm - (Shutterstock)
Terganggu bunyi alarm - (Shutterstock)

Himedik.com - Eve Sleep, perusahaan kesehatan tidur, telah meminta Apple untuk menghapus tombol snooze dari aplikasi Clock-nya di pembaruan iOS berikutnya. Tombol snooze iPhone didesak untuk dihapus karena para ahli memperingatkan bahwa fitur tersebut bisa merusak kesehatan mental.

Menurut Eve Sleep, alarm yang bunyi lagi setelah 9 menit merusak kesehatan bangsa dan manfaat tidur malam yang nyenyak.

"Kami menyadari efek mengejutkan dari tombol snooze terhadap jutaan orang Inggris setiap pagi, dan pada Hari Tidur Dunia kami ingin Apple bergabung dengan kami dalam mendesak negara untuk menolak tidur sebentar," kata James Sturrock, kepala eksekutif Eve Sleep, dikutip HiMedik.com dari New York Post, Jumat (15/3/2019).

Surat itu juga didukung oleh pakar kesehatan mental dan ilmu saraf Matt Janes, yang mengatakan bahwa tombol snooze dapat memiliki efek yang merugikan pada kesehatan, terutama kesehatan mental.

"Pada dasarnya Anda melipatgandakan serangan pada otak dan tubuh setiap kali Anda menekan tombol snooze, dengan mengulangi dampaknya pada sistem saraf otonom Anda setiap kali Anda terbangun," jelasnya.

HP di samping tempat tidur - (Unsplash/@mrleecanburn)
HP di samping tempat tidur - (Unsplash/@mrleecanburn)

 

Meski fitur alarm tersedia pada semua smartphones, dan juga gawai lainnya, Eve Sleep lebih cenderung membonceng merek Apple untuk mendapatkan publisitas.

Beberapa penelitian memang telah mengaitkan penggunaan alarm dan tombol snooze dengan penyakit, tetapi tidak semua orang setuju bahwa itu adalah risiko besar.

"Pada dasarnya, tidak buruk bagi kesehatanmu untuk tidur sebentar, tetapi itu tidak memberimu manfaat maksimal dari tidur," ujar Neil Stanley, seorang ahli tidur independen, kepada The Sun.

"Setiap kali alarm membangunkan Anda, Anda mengalami peningkatan kortisol, hormon stres, yang menyebabkan Anda bangun dengan kaget," kata Stanley lagi, yang menganggap satu-satunya saran adalah memasang alarm untuk bangun pada jam yang benar-benar diinginkan, tanpa harus menekan tombol snooze.

Dia mengatakan bahwa kortisol lebih mudah menyebabkan stres di pagi atau siang hari daripada konsekuensi kesehatan jangka panjang.

"Itu akan membuatmu memiliki suasana hati yang buruk, bukan membunuhmu," katanya.

Berita Terkait

Berita Terkini