Bikin Penghuni Lain Panik, Pasutri Ini Ternak Ribuan Lebah di Apartemen

Pasangan suami istri tersebut berniat menjalankan pengobatan alternatif berbasis sengatan lebah.

Vika Widiastuti
Senin, 08 April 2019 | 09:00 WIB
Bikin Penghuni Lain Panik, Pasutri Ini Ternak Ribuan Lebah di Apartemen

Bikin Penghuni Lain Panik, Pasutri Ini Ternak Ribuan Lebah di Apartemen

himedik.com - Di China, pengobatan alternatif menggunakan sengatan lebah adalah hal lazim dilakukan. Namun, bagaimana dengan yang dilakukan oleh pasutri ini. 

Pasutri itu dilaporkan ingin membuka klinik pengobatan alternatif dengan sengatan lebah, tetapi mereka mengembangbiakan lebah di apartemen. 

Dilansir Oddity Central, pasangan suami istri yang tak disebutkan namanya jadi perhatian polisi setelah membuka peternakan lebah di apartemen.

Keduanya memelihara lebah sejak setahun lalu dengan memasang sarang lebah kecil di apartemen tempat mereka tinggal.

Pasangan suami istri tersebut berniat menjalankan pengobatan alternatif berbasis sengatan lebah yang dipercaya dapat membantu meringankan masalah kesehatan seperti rheumatoid arthritis.

Tapi serangga tersebut terus berkembang biak dan jumlahnya membengkak menjadi sekitar 10.000 ekor lebih. Akibatnya, banyak tetangga pasangan suami istri tersebut yang merasa terganggu.

Kata para tetangga, lebah kerap bertebrangan di luar jendela dan mengotori pakaian yang tengah dijemur di luar.

Kondisi tersebut membuat pihak manajemen properti protes dan meminta keduanya memindahkan serangga-serangga tersebut.

Tapi keduanya menolak hingga pada akhirnya 29 Maret 2019 lalu, polisi datang untuk memperbaiki keadaan.

Peternakan lebah. (Shutterstock)
Ilustrasi peternakan lebah. (Shutterstock)

"Bagi penghuni lain di apartemen ini, ini adalah bom waktu. Apa yang terjadi jika seseorang disengat, sudahkah Anda memikirkannya?" tanya seorang petugas polisi memberi wanita tersebut.

Baca Juga: Hari Kesehatan Dunia: Pola Asuh Anak yang Tepat di Zaman Game Online

Awalnya, pasangan itu menganggap lebah sebagai hewan peliharaan, tapi mereka akhirnya setuju untuk memindahkan lebah keluar dari apartemen setelah diancam dengan denda antara 200 sampai 500 yuan.

Menjadi pemberitaan di China, pasangan ini kemudian mendapat kritikan tajam di media sosial. Sebagian besar pengguna medsos menuduh keduanya egois dan tidak peduli sesama karena mengabaikan keselamatan tetangga mereka.

"Anda bahkan dapat memelihara dinosaurus jika Anda mau, tetapi hanya dengan syarat Anda tidak memengaruhi orang lain," komentar satu orang warganet. (Suara.com/Risna Halidi)

×
Zoomed
TERKINI
Migrain merupakan sakit kepala yang biasanya terjadi di satu sisi kepala....
info | 08:00 WIB
Faktor lingkungan juga berperan dalam memicu kanker....
info | 08:00 WIB
Sakit maag terjadi karena ketidakseimbangan asam lambung dalam tubuh....
info | 08:00 WIB
Untuk memenuhi asupan protein tak harus selalu mengandalkan telur lho....
info | 08:00 WIB
Minum air memang benar membantu menghindari penyakit ginjal. Namun.......
info | 08:00 WIB