Info

Tak Buang Air Besar Selama Beberapa Hari, Ini yang Akan Terjadi pada Tubuh!

Kamu bisa membayangkan apa yang terjadi jika lama tak buang air besar?

Vika Widiastuti | Rosiana Chozanah

Keseringan buang air kecil bisa jadi tanda penyakit (Suara.com/Shutterstock)
Keseringan buang air kecil bisa jadi tanda penyakit (Suara.com/Shutterstock)

Himedik.com - Buang air besar (BAB) secara teratur sangat penting untuk kesehatan. Jika tidak, bukan hanya menimbulkan rasa tak nyaman juga mengganggu kesehatan

Melansir Healthline, frekuensi normal seseorang membuang kotoran mereka adalah tiga kali sehari. Dan cenderung akan buang air besar pada waktu yang sama setiap hari.

Di sisi lain, sebenarnya tidak ada waktu yang ditentukan ketika seseorang bisa melalui hari-hari tanpa buang air besar. Seseorang bisa saja tidak buang air besar dalam satu minggu atau bahkan satu bulan.

Sebab, semua orang berbeda. Orang memiliki pola makan yang berbeda, kondisi kesehatan berbeda dan sejumlah faktor gaya hidup yang juga berbeda.

Namun jika sampai tidak buang air besar sama sekali maka Anda harus waspada, terlebih sudah mencapai waktu seminggu penuh.

Ilustrasi sakit perut, tanda hamil. (Shutterstock)
tidak buang air besar (Shutterstock)

 

Lalu apa yang terjadi pada tubuh apabila kita tidak buang air besar? Ini jawabannya, yang dilansir dari lyndagriparic.com.

1. Toksisitas

Tubuh kita mendaur ulang limbah dan produk sampingan dari hormon kita, yang menyebabkan penumpukan racun di usus.

Usus yang kotor juga menyebabkan peredaran darah kotor dan sebagai hasilnya, organ tubuh juga tidak bersih.

Hal ini melemahkan kesehatan organ kita dan akibatnya mereka tidak akan berfungsi seperti seharusnya.

2. Divertikulitis

Ketika kita terlalu memberikan tekanan saat berusaha mengeluarkan kotoran, kita bisa mengembangkan kantong usus, tempat lapisan usus besar menonjol dan makanan berserta isinya terkumpul di sini.

Kantong-kantong ini disebut divertikula dan dapat menjadi 'rumah' untuk fermentasi, makanan busuk, dan isi lainnya.

3. Pertumbuhan pantogen

Makanan busuk di usus dan perkembangan divertikula dapat merangsang pertumbuhan patogen berbahaya seperti parasit, bakteri dan jamur.

4. Kebocoran usus

Racun dapat melemahkan dinding usus dan menyebabkan usus bocor. Seperti namanya, lapisan usus menjadi "bocor" yang memungkinkan makanan, protein, toksin, kolesterol, dan lemak yang tidak tercerna masuk ke dalam aliran darah dan getah bening.

Mereka akan terus memengaruhi kesehatan organ lain, terutama yang lemah.

5. Kekurangan energi

Keracunan menyebabkan pengiriman oksigen yang buruk dalam tubuh. Tanpa oksigen, tingkat energi kita habis. Tubuh yang lelah tidak membuang racun dengan baik.

Berita Terkait

Berita Terkini