Waduh, Sering Minum Bubble Tea Bisa Tingkatkan Risiko Kerusakan Ginjal

Konsumsi minuman manis dengan campuran bubble tea berlebihan tingkatkan kegemukan dan risiko kerusakan ginjal.

Vika Widiastuti | Shevinna Putti Anggraeni
Kamis, 20 Juni 2019 | 08:00 WIB
Waduh, Sering Minum Bubble Tea Bisa Tingkatkan Risiko Kerusakan Ginjal

Waduh, Sering Minum Bubble Tea Bisa Tingkatkan Risiko Kerusakan Ginjal

himedik.com - Saat ini banyak sekali aneka minuman dengan topping bubble tea. Padahal campuran minuman yang sedang populer ini bisa menimbulkan sejumlah masalah kesehatan, seperti kegemukan, kerusakan ginjal dan lainnya.

Di sisi lain, tak bisa dipungkiri jika mengonsumsi bubble tea yang bertekstur kenyal dan manis ini memberikan sensasi khas tersendiri. Tetapi, seberapa besar konsumsi bubble tea ini bisa menimbulkan masalah kesehatan?

Melansir dari Shape, bubble tea ini ternyata mengandung asam maleat yang bisa menyebabkan kerusakan ginjal jika dikonsumsi dalam jumlah tinggi.

Perlu diketahui bubble tea terbuat dari tapioka, yakni pati yang diekstrak dari akar singkong. Padahal singkong adalah sumber makanan karbohidrat terbesar ketiga setelah beras dan jagung.

Selain itu, singkong juga dipercaya mengandung lebih banyak karbohidrat daripada kentang yang sering menjadi menu diet.

Ilustrasi orang gemuk (shutterstock)
Ilustrasi orang gemuk (shutterstock)

 

Pada dasarnya bubble tea yang sering kita konsumsi ini adalah karbohidrat tanpa mineral dan vitamin.

Menurut Badan Promosi Kesehatan Singapura (HPB), seperempat cangkir bubble tea atau lebih yang disajikan dalam secangkir teh atau milk tea menambah lebih dari 100 kalori.

Artinya, secangkir milk tea dengan bubble tea mengandung sekitar 334 kalori. Jumlah kalori ini bisa lebih tinggi lagi karena tergantung seberapa banyak gula yang digunakan untuk mengolah bubble tea dan minumannya.

Pastinya menambahkan bubble tea di minuman yang sudah manis atau mengandung banyak gula sama seperti menambah jumlah kalori minuman hingga lebih dari 300 kalori.

Baca Juga: Studi Ungkap Anak Pakai Sepatu Kotor di Dalam Ruangan Kurangi Risiko Asma

Bahkan jumlah kalori dalam secangkir minuman Anda dengan bubble tea itu bisa melebihi jumlah kalori semangkuk nasi.

Karena itu, konsumsi bubble tea terlalu sering sudah pasti akan membuat Anda gemuk karena kandungan kalorinya yang tinggi. Lebih baik memesan minuman tanpa bubble tea atau membuat bubble tea menggunakan bahan-bahan alami yang tidak membuat gemuk.

×
Zoomed
TERKINI
Mulailah dengan jumlah langkah yang lebih rendah dan tingkatkan secara bertahap agar tubuh bisa beradaptasi dengan baik....
info | 08:00 WIB
Migrain merupakan sakit kepala yang biasanya terjadi di satu sisi kepala....
info | 08:00 WIB
Faktor lingkungan juga berperan dalam memicu kanker....
info | 08:00 WIB
Sakit maag terjadi karena ketidakseimbangan asam lambung dalam tubuh....
info | 08:00 WIB
Untuk memenuhi asupan protein tak harus selalu mengandalkan telur lho....
info | 08:00 WIB