Info

Jangan Malas Gosok Gigi, Kesehatan Mulut Buruk Tingkatkan Risiko Kanker

Penelitian ini merupakan lanjutan dari riset sebelumnya yang mengaitkan kesehatan mulut dengan berbagai penyakit.

Vika Widiastuti | Shevinna Putti Anggraeni

Ilustrasi bau mulut. (shutterstock)
Ilustrasi bau mulut. (shutterstock)

Himedik.com - Kebersihan dan kesehatan mulut tak hanya berdampak bau mulut atau sakit gigi, tetapi sebuah studi baru di Inggris mengungkapkan, kesehatan mulut yang buruk ternyata meningkatkan risiko kanker hati hingga 75 persen.

Para peneliti membuktikan fakta ini melalui riset terhadap 475 ribu orang di Inggris. Penelitian ini merupakan lanjutan dari riset sebelumnya yang mengaitkan kesehatan mulut dengan berbagai penyakit.

Studi ini mendata semua informasi kesehatan dan kondisi medis ribuan orang di Inggris untuk memastikan hubungan kesehatan mulut dengan risiko kanker hati.

Para peneliti juga menggali informasi perihal masalah gigi setiap orang seperti gusi berdarah, borok mulut, gigi lepas dan riwayat kanker gastrointestinal termasuk kanker hati, usus besar dan pankreas.

Temuan yang diterbitkan dalam Unites European Gastroenterology Journal menunjukkan bahwa kesehatan mulut yang buruk lebih sering terjadi pada anak muda, perempuan, orang yang kurang konsumsi buah dan sayur serta orang dalam kondisi sosial ekonomi rendah.

Ilustrasi penyakit hati / penyakit liver. (shutterstock)
Ilustrasi penyakit hati / penyakit liver. (shutterstock)

 

Meskipun terlihat tidak ada hubungan signifikan antara kesehatan mulut dengan kanker gastrointestinal. Tetapi, kondisi mulut yang buruk tetap menjadi salah satu pemicunya.

"Kesehatan mulut yang buruk sudah banyak dikaitkan dengan risiko sejumlah penyakit kronis seperti jantung, diabetes dan stroke. Namun ada bukti yang tidak konsisten tentang hubungan antara kesehatan mulut dengan kanker pencernaan tertentu," kata Dr. Haydee WT Jordao dikutip dari Asia One.

Meskipun belum terlihat jelas kebersihan gigi memengaruhi tingkat risiko kanker hati. Sebuah penelitian melihat bahwa mikrobioma oral dan usus berperan besar dalam mengembangkan penyakit ini.

"Hati berfungsi untuk menghilangkan bakteri dari tubuh manusia. Ketika hati terserang penyakit seperti hepatitis, sirosis atau kanker. Fungsinya akan menurun dan bakteri akan bertahan lebih lama. Kondisi ini yang menyebabkan lebih banyak kerusakan," jelasnya.

Salah satu jenis bakteri yang bisa menyebabkan kerusakan ini adalah fusobacterium nucleatum yakni bakteri yang berasal dari rongga mulut. Karena itu peneliti menyimpulkan kebersihan mulut juga turut memengaruhi risiko kanker hati.

Sebuah studi di Amerika Serikat tahun 2017 juga menemukan bahwa wanita yang memiliki riwayat penyakit gusi memiliki risiko lebih tinggi terhadap sejumlah penyakit kanker, terutama tumor di kerongkongan dan payudara.

Berita Terkait

Berita Terkini