Keuntungan Penyuka Kopi, Mikrobiota di Ususnya Dinilai Lebih Sehat

Ada hubungan antara kopi dan kesehatan mikrobiota usus.

Yasinta Rahmawati | Rosiana Chozanah
Jum'at, 01 November 2019 | 09:00 WIB
Keuntungan Penyuka Kopi, Mikrobiota di Ususnya Dinilai Lebih Sehat

Keuntungan Penyuka Kopi, Mikrobiota di Ususnya Dinilai Lebih Sehat

himedik.com - Lagi-lagi pecinta kopi memiliki keuntungan sendiri. Dalam sebuah penelitian terbaru disebutkan pencinta kopi memiliki komposisi bakteri yang lebih sehat di dalam usus mereka.

Penelitian baru ini menyoroti mekanisme di balik efek kopi dengan melihat hubungan antara kopi dan kesehatan mikrobiota usus.

Li Jiao dari Baylor College of Medicine di Houston, Texas, sekaligus penulis penelitian ini menganalisa 34 peserta yang telah melakukan pemeriksaan kolonoskopi dan endoskopi untuk memastikan kesehatan usus mereka.

Hasilnya, konsumen berkafein tinggi memiliki tingkat yang tinggi dalam genera bakteri Faecalibacterium dan Roseburia. Mereka juga rendah dalam tingkat bakteri Erysipelatoclostridium, genus bakteri yang berpotensi membahayakan.

Tim peneliti menemukan asosiasi ini terlepas dari usia peserta atau kualitas pola makan mereka, lapor Medical News Today.

Ternyata minum kopi tiap pagi bisa turunkan berat badan (shutterstock)
Ilustrasi perempuan minum kopi (shutterstock)

Meskipun merupakan bagian dari usus sehat yang normal, kadar Erysipelatoclostridium ramosum (E. ramosum) yang berlebihan mungkin berbahaya.

Penelitian sebelumnya pada manusia mengaitkan E.ramosum dengan sindrom metabolik.

Sedangkan penelitian pada hewan menemukan hubungan antara 'peningkatan glukosa pada usus kecil dan transporter lemak', yang meningkatkan obesitas disebabkan oleh pola makan.

Tidak hanya ketiga bakteri di atas, peneliti juga menemukan bakteri lainnya. Seperti Odoribacter , Dialister , Fusicatenibactor , Alistipes , Blautia , dan berbagai strain Lachnospiraceae.

Jadi, konsumsi tinggi kafein berkaitan dengan peningkatan mikrobiota mukosa dan bakteri inti-inflamasi, seperti Faecalibacterium dan Roseburia.

Baca Juga: Teh atau Kopi, Mana yang Lebih Sehat?

Selain itu, membuat bakteri Erysipelatoclostridium ke tingkat yang lebih rendah karena berpotensi membahayakan .

×
Zoomed
TERKINI
Migrain merupakan sakit kepala yang biasanya terjadi di satu sisi kepala....
info | 08:00 WIB
Faktor lingkungan juga berperan dalam memicu kanker....
info | 08:00 WIB
Sakit maag terjadi karena ketidakseimbangan asam lambung dalam tubuh....
info | 08:00 WIB
Untuk memenuhi asupan protein tak harus selalu mengandalkan telur lho....
info | 08:00 WIB
Minum air memang benar membantu menghindari penyakit ginjal. Namun.......
info | 08:00 WIB