Viral Kantong Empedu Diduga Penuh Boba, Ternyata Begini Faktanya!

Belakangan viral video dokter menyayat kantong empedu pasiennya yang diduga berisi boba.

Rima Sekarani Imamun Nissa | Shevinna Putti Anggraeni
Minggu, 26 Januari 2020 | 11:00 WIB
Viral Kantong Empedu Diduga Penuh Boba, Ternyata Begini Faktanya!

Viral Kantong Empedu Diduga Penuh Boba, Ternyata Begini Faktanya!

himedik.com - Beberapa hari belakangan viral video seorang dokter menyayat kantong empedu pasiennya. Video itu menjadi viral di media sosial karena kantong empedu dipenuhi bola-bola hitam seperti boba.

Karena itu, banyak orang mengira bola-bola hitam di dalam kantong empedu itu merupakan boba atau bubble tea.

Video viral itu pun ramai dibagikan orang-orang melalui WhatsApp dengan pesan agar berhenti mengonsumsi minuman dengan topping boba.

"Minuman yang mengandung bubblenya nggak bisa tercerna...share biar semua tahu," tulisan pesan berantai WhatsApp.

Awalnya, video kantung empedu itu diunggah oleh dr. Miyata melalui akun instagram @justageneralsurgeon. Dalam unggahannya, dr Miyata memang menuliskan "bag of boba".

Dokter memperlihatkan kantong empedu yang diduga isi boba (Instagram/@ppdsgram)
Dokter memperlihatkan kantong empedu yang diduga isi boba (Instagram/@ppdsgram)

Tetapi, dr. Miyata juga memberikan sejumlah hashtag #gallstone yang menjelaskan bahwa bola-bola itu sesungguhnya batu empedu, bukan minuman boba.

Setelah video tersebut viral di media sosial dan banyak orang menduga bahwa itu akibat seseorang mengonsumsi boba, sang dokter akhirnya mengunggah video klarifikasi.

Ia menjelaskan bahwa itu bukan boba sungguhan, tetapi batu empedu. Bahkan, ia juga memberi tahu minum boba atau bubble tea tidak semenyeramkan itu.

Dokter menglarifikasi kalau kantong empedu tidak berisi boba (Instagram/@justageneralsurgeon)
Dokter menglarifikasi kalau kantong empedu tidak berisi boba (Instagram/@justageneralsurgeon)

Menurutnya, konsumsi minuman boba tidak berbahaya asalkan Anda menikmatinya dalam jumlah sedang. Bagaimanapun, konsumsi boba berlebihan tetap saja bisa menyebabkan masalah kesehatan.

"Postingan kantong empedu "kantong boba" saya pada 9 Januari 2020 menjadi viral! Orang mengira saya benar-benar menemukan kantong empedu yang penuh dengan bola boba. Tetapi, video itu sesungguhnya tidak menunjukkan hal itu. Boba tidak berbahaya, ini adalah makanan bergula yang harus dinikmati dalam jumlah sedang, tetapi boleh dihindari karena masalah kesehatan," jelas dr. Miyata.

Baca Juga: Jamak Digunakan, Ini Definisi Psikopat dalam Sudut Pandang Klinis

Video klarifikasi itu seolah mempertegas bahwa video tentang kantong empedu sebelumnya bukan berisi boba, melainkan batu empedu.

×
Zoomed
TERKINI
Migrain merupakan sakit kepala yang biasanya terjadi di satu sisi kepala....
info | 08:00 WIB
Faktor lingkungan juga berperan dalam memicu kanker....
info | 08:00 WIB
Sakit maag terjadi karena ketidakseimbangan asam lambung dalam tubuh....
info | 08:00 WIB
Untuk memenuhi asupan protein tak harus selalu mengandalkan telur lho....
info | 08:00 WIB
Minum air memang benar membantu menghindari penyakit ginjal. Namun.......
info | 08:00 WIB