Remdesivir akan Disediakan untuk 140 Ribu Pasien Corona Covid-19 di Amerika

Badan Adminstrasi Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) berencana mengesahkan remdesivir dan siap disediakan untuk 140 ribu pasien pada bulan Mei.

Yasinta Rahmawati | Fita Nofiana
Sabtu, 02 Mei 2020 | 21:00 WIB
Remdesivir akan Disediakan untuk 140 Ribu Pasien Corona Covid-19 di Amerika

Remdesivir akan Disediakan untuk 140 Ribu Pasien Corona Covid-19 di Amerika

himedik.com - Perusahaan berbasis di Amerika, Gilead science menyiapkan remdesivir untuk 140 ribu pasien pada akhir Mei dan berencana memproduksi 1 juta dosis di awal tahun depan.

Badan Adminstrasi Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) berencana mengesahkan remdesivir sebagai obat untuk pasien Covid-19. Oleh karena itu perusahaan pembuat remdesivir, Gilead Science sedang mengupayakan persediaan obat untuk pasien Covid-19.

Melansir dari South China Morning Post (SCMP), pada akhir bulan Mei, Gilead mengatakan pihaknya memperkirakan telah memproduksi cukup obat untuk untuk merawat lebih dari 140.000 pasien.

Perusahaan resmi tersebut berencana untuk menyumbangkan pasokan itu ke rumah sakit.

Gilead juga mengatakan telah melakukan dialog terus-menerus dengan FDA tentang pembuatan redemsivir secara masif dan secepat mungkin.

"Ada rasa urgensi yang besar di sini," kata Kepala Eksekutif Gilead Daniel O`Day saat konferensi dengan para analis.

Ilustrasi obat. (Pixabay)
Ilustrasi obat. (Pixabay)

Dia mengatakan FDA mengeluarkan otorisasi penggunaan darurat untuk remdesivir, tetapi Gilead masih menunggu persetujuan pengaturan standar dari obat tersebut.

O 'Day menolak untuk menjawab pertanyaan tentang apakah Gilead berencana untuk mendapatkan untung dari perawatan Covid-19 daripada hanya menyumbangkan obatnya.

"Tidak ada waktu lain seperti ini dalam sejarah," katanya.

Gilead Science sendiri merupakan perusahaan yang berbasis di Amerika Serikat, mereka telah menghasilkan miliaran dolar untuk obat-obatan untuk HIV dan hepatitis C.

Baca Juga: Irrfan Khan Sempat Alami Infeksi Usus Besar, 5 Makan Ini Bisa Mencegahnya!

Institut Kesehatan Nasional AS pada hari Rabu (29/4/2020) mengatakan hasil awal dari uji coba remdesivir menunjukkan bahwa pasien Covid-19 yang diberi obat pulih 31 persen lebih cepat.

Dalam uji coba 1.063 pasien, pasien yang menerima obat remdesivir pulih dalam 11 hari sementara dengan obat lain mencapai 15 hari.

Gilead Science juga berharap bahwa awal tahun akan memprofuksi sebanyak satu juta dosis yang bisa disediakan pada pasien Covid-19.

×
Zoomed
TERKINI
Migrain merupakan sakit kepala yang biasanya terjadi di satu sisi kepala....
info | 08:00 WIB
Faktor lingkungan juga berperan dalam memicu kanker....
info | 08:00 WIB
Sakit maag terjadi karena ketidakseimbangan asam lambung dalam tubuh....
info | 08:00 WIB
Untuk memenuhi asupan protein tak harus selalu mengandalkan telur lho....
info | 08:00 WIB
Minum air memang benar membantu menghindari penyakit ginjal. Namun.......
info | 08:00 WIB