Akibat Terinfeksi Covid-19, Dua Dokter di China Alami Perubahan Warna Kulit

Dua dokter yang bertugas melawan virus corona Covid-19 mengalami perubahan kulit akibat tertular virus dari pasiennya.

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni
Kamis, 04 Juni 2020 | 17:00 WIB
Akibat Terinfeksi Covid-19, Dua Dokter di China Alami Perubahan Warna Kulit

Akibat Terinfeksi Covid-19, Dua Dokter di China Alami Perubahan Warna Kulit

himedik.com - Dua dokter di China, Dr Yi Fan dan Dr Hu Weifeng terinfeksi virus corona Covid-19 dari pasiennya ketika bertugas di Rumah Sakit Pusat Wuhan pada Januari 2020 lalu. Keduanya juga mengalami kondisi kritis dan mengalami perubahan warna kulit yang lebih gelap setelah terinfeksi virus corona Covid-19.

Perubahan warna kulit abnormalnya disebabkan oleh ketidakseimbangan hormon setelah fungsi hatinya rusak akibat virus.

Kedua dokter itu didiagnosis terinfeksi virus corona Covid-19 pada 18 Januari 2020. Mulanya dilansir dari Daily Mail, mereka dirawat di Rumah Sakit Paru Wuhan, lalu dipindahkan ke cabang Zhongfa Xincheng Rumah Sakit Tongji.

Dr Yi, seorang dokter penyakit jantung yang melawan Covid-19 dengan alat bantu medis ECMO selama 39 hari. ECMO adalah prosedur medis yang bisa menggantikan fungsi jantung dan paru-paru dalam memompa oksigen.

Ilustrasi dokter / tenaga medis / tenaga kesehatan (pixabay/DarkoStojanovic)
Ilustrasi dokter / tenaga medis / tenaga kesehatan (pixabay/DarkoStojanovic)

Sebuah cuplikasi video oleh Stasiun TV Beijing menunjukkan Dr Zhan Qingyuan dari Rumah Sakit Persahabatan China-Jepang berbicara dengan Dr Yi dan Dr Hu di bangsal mereka pada 6 April 2020 di Rumah Sakit Tongji.

Saat itu Dr Hu tidak bisa berbicara karena kesehatannya buruk, tetapi ia sempat berjabat tangan dengan Dr Zhan untuk menyampaikan terima kasih.

Dr Li Shusheng, ahli urologi yang merawat mereka mengatakan kondisi kesehatan Dr Hu jauh lebih buruk dan lemah selama 99 hari. Ia pun sempat mengkhawatirkan kondisi Dr Hu.

Li Shusheng juga sempat mencurigai bahwa perubahan kuklit yang dialami oleh keduanya disebabkan jenis obat yang dikonsumsi. Karena, jenis obat tertentu bisa menyebabkan efek samping berupa kulit gelap.

Sayangnya, kondisi Dr Hu semakin menurunkan pada Mei 2020. Dr Hu mengalami pendarahan otak yang membuatnya meninggal dunia.

Baca Juga: New Normal Indonesia, UNICEF Minta Pemerintah Penuhi Hak Anak

×
Zoomed
TERKINI
Mulailah dengan jumlah langkah yang lebih rendah dan tingkatkan secara bertahap agar tubuh bisa beradaptasi dengan baik....
info | 08:00 WIB
Migrain merupakan sakit kepala yang biasanya terjadi di satu sisi kepala....
info | 08:00 WIB
Faktor lingkungan juga berperan dalam memicu kanker....
info | 08:00 WIB
Sakit maag terjadi karena ketidakseimbangan asam lambung dalam tubuh....
info | 08:00 WIB
Untuk memenuhi asupan protein tak harus selalu mengandalkan telur lho....
info | 08:00 WIB