Terlalu Lama Memakai Masker Bisa Picu Hiperkapnia, Kenali Gejalanya!

Memakai masker terlalu lama selama wabah virus corona bisa memicu hiperkapnia yang perlu diwaspadai gejalanya.

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni
Rabu, 10 Juni 2020 | 19:00 WIB
Terlalu Lama Memakai Masker Bisa Picu Hiperkapnia, Kenali Gejalanya!

Terlalu Lama Memakai Masker Bisa Picu Hiperkapnia, Kenali Gejalanya!

himedik.com - Di tengah pandemi virus corona Covid-19 yang belum usai, semua orang disarankan memakai masker untuk melindungi diri maupun orang lain. Tapi, pemakaian masker terlalu lama dianggap bisa mengurangi asupan oksigen dan meningkatkan karbon dioksida.

Hal itulah yang bisa menyebabkan seseorang mengalami hiperkapnia atau toksisitas karbon dioksida. Kondisi ini juga bisa menyebabkan sakit kepala, vertigo, penglihatan ganda, kesulitan konsentrasi, tinitus hingga mati lemas.

Hiperkapnia terkadang juga disebut banyaknya karbon dioksida dalam dalam. Kondisi ini bisa disebabkan oleh hipoventilasi atau gangguan pernapasan akibat kurangnya oksigen dalam paru-paru.

Seseorang dengan hiperkapnia bisa mengalami gejala ringan yang berkembang lebih berat seiring berjalannya waktu. Karena itu, seseorang mungkin tak menyadari dirinya memiliki hiperkapnia.

Adapun gejala hiperkapnia, dilansir dari Medical News Today, antara lain pusing, rasa kantuk, kelelahan berlebihan, sakit kepala, kebingungan hingga sesak napas.

Ilustrasi masker. (Shutterstock)
Ilustrasi masker. (Shutterstock)

Gejala hiperkapnia bisa timbul dari periode pernapasan yang dangkal atau lambat yang lebih pendek, seperti ketika tidur nyenyak.

Gejala hiperkapnia itu bisa berjalan beberapa hari dan penderita disarankan memeriksakan diri ke dokter.

Orang dengan hiperkapnia juga bisa mengalami gejala yang lebih berat, meliputi:

  1. Koma dan hilangnya kesadaran
  2. Depresi atau paranoia
  3. Hiperventilasi atau pernapasan berlebihan
  4. Detak jantung tidak teratur atau aritmia
  5. Otot berkedut
  6. Serangan panik

Gejala berat dari hiperkapnia ini bisa menyebabkan komplikasi lain. Oleh karenanya, seseorang perlu perawatan medis segera.

Baca Juga: Cegah Anak Tumbuhkan Sikap Rasis, Coba Terapkan Tips Parenting Ini!

×
Zoomed
TERKINI
Migrain merupakan sakit kepala yang biasanya terjadi di satu sisi kepala....
info | 08:00 WIB
Faktor lingkungan juga berperan dalam memicu kanker....
info | 08:00 WIB
Sakit maag terjadi karena ketidakseimbangan asam lambung dalam tubuh....
info | 08:00 WIB
Untuk memenuhi asupan protein tak harus selalu mengandalkan telur lho....
info | 08:00 WIB
Minum air memang benar membantu menghindari penyakit ginjal. Namun.......
info | 08:00 WIB