Sakit Kepala Bisa Jadi Sinyal Masalah Kesehatan Lain, Ini Temuan Ahli!

Ahli menemukan sakit kepala bisa merupakan tanda peringatan bahwa ada sesuatu yang salah dalam tubuh.

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni
Sabtu, 27 Juni 2020 | 19:00 WIB
Sakit Kepala Bisa Jadi Sinyal Masalah Kesehatan Lain, Ini Temuan Ahli!

Sakit Kepala Bisa Jadi Sinyal Masalah Kesehatan Lain, Ini Temuan Ahli!

himedik.com - Sakit kepala adalah masalah kesehatan ringan, tetapi cukup mengganggu aktivitas sehari-hari. Tapi di sisi lain, sakit kepala adalah hal penting yang berkaitan dengan kesehatan tubuh.

Amanda Ellison, ahli saraf sekaligus penulis buku"Splitting: The Inside Story of Headaches", mengungkapkan bahwa sakit kepala sesungguhnya hal baik dan penting bagi tubuh kita.

Sakit kepala bisa merupakan tanda peringatan bahwa ada sesuatu yang salah dalam tubuh. Rasa sakit ini bisa terjadi ketika ada gangguan antara apa yang dibutuhkan otak dan apa yang dibawa oleh sistem pembuluh darah.

Jika sistem visual Anda perlu bekerja lebih keras, karena Anda lupa mengenakan kacamata. Maka, semakin banyak darah yang akan dialihkan ke bagian sistem visual untuk membantu mengatasi permasalahan Anda.

Contoh lainnya ketika Anda tidak makan di siang hari, maka darah tidak akan memiliki banyak glukosa. Sehingga lebih banyak darah yang dialihkan ke sistem visual untuk menyediakan energi yang dibutuhkan.

Ilustrasi sakit kepala atau pusing. (Shutterstock)
Ilustrasi sakit kepala atau pusing. (Shutterstock)

Kemudian, semua pembuluh darah menjadi lebih besar atau melebar, suatu proses yang disebut vasodilatasi untuk membawa lebih banyak darah dengan cepat dan meregangkan dinding mereka di luar batas nyaman, memicu reseptor rasa sakit di pembuluh darah.

"Jadi rasa sakit ini menunjukkan ada suatu masalah. Rasa sakit itu bertindak sebagai peringatan dini yang perlu kita pahami," jelas Amanda dikutip dari Mirror.

Sementara itu, banyak pula orang yang beranggapan bahwa cokelat bisa menyebabkan sakit kepala. Faktanya, beberapa jenis makanan manis seperti cokelat justru membantu mencegah rasa sakit.

Hal ini disebabkan oleh serotonin, hormon bahagia yang mengatur suasana hati. Kurangnya hormon serotonin dalam tubuh bisa menyebabkan depresi dan ketidakbahagiaan.

Serotonin juga membantu pembuluh darah mengerut, mengurangi peradangan dan membantu menghambat transmisi sinyal rasa sakit ke otak. Sehingga kita merasa lebih sedikit rasa sakit.

Baca Juga: Peneliti Amerika Uji Coba Air Garam untuk Perawatan Covid-19

Selain makanan, pelukan dan hubungan seksual juga termasuk cara untuk mengatasi dan mencegah sakit kepala. Karena, hubungan intim juga membantu meningkatkan kadar serotonin, dopamin dan oksitosin.

×
Zoomed
TERKINI
Mulailah dengan jumlah langkah yang lebih rendah dan tingkatkan secara bertahap agar tubuh bisa beradaptasi dengan baik....
info | 08:00 WIB
Migrain merupakan sakit kepala yang biasanya terjadi di satu sisi kepala....
info | 08:00 WIB
Faktor lingkungan juga berperan dalam memicu kanker....
info | 08:00 WIB
Sakit maag terjadi karena ketidakseimbangan asam lambung dalam tubuh....
info | 08:00 WIB
Untuk memenuhi asupan protein tak harus selalu mengandalkan telur lho....
info | 08:00 WIB