Makan Kacang-kacangan Bisa Turunkan Kadar Kolesterol, Ini Penjelasannya!

Dengan mengganti daging dan makanan dengan kacang-kacangan disebut dapat menurunkan kadar kolesterol.

Yasinta Rahmawati | Fita Nofiana
Senin, 20 Juli 2020 | 11:30 WIB
Makan Kacang-kacangan Bisa Turunkan Kadar Kolesterol, Ini Penjelasannya!

Makan Kacang-kacangan Bisa Turunkan Kadar Kolesterol, Ini Penjelasannya!

himedik.com - Kolesterol tinggi bisa menjadi kondisi yang berbahaya karena dapat menempatkan orang pada risiko stroke. Tetapi, konsumsi legum dianggap bisa mengurangi risiko kolesterol tinggi. Legum sendiri dikenal sebagai kacang-kacangan.

Dilansir dari Express, legum kelompok makanan nabati yang meliputi kacang, kacang polong, dan lentil. Kacang-kacangan sendiri diketahui mengandung sebagian besar serat, mineral dan protein.

Sebelumnya telah diketahui, bahwa mengganti beberapa biji-bijian olahan dan daging olahan dengan kacang-kacangan dapat menurunkan risiko penyakit jantung.

"Legum, terutama kacang sangat kaya akan serat larut. Itu juga butuh waktu untuk tubuh mencerna yang artinya Anda merasa kenyang lebih lama setelah makan," catat Harvard Health.

Legum menurunkan kolesterol darah seseorang dalam beberapa cara.

Legum mengandung serat yang larut dan tidak larut yang membantu menurunkan penyerapan kolesterol dalam usus. Hal ini bisa mempromosikan pertumbuhan bakteri menguntungkan yang sehat di usus besar.

Legum juga membutuhkan waktu lebih lama untuk dicerna dalam tubuh yang membantu dalam menurunkan kadar kolesterol.

Legum yang bisa Anda konsumsi bisa sangat beragam, mulai dari kacang merah, kacang navy, lentil, garbanzo, kacang polong hitam, dan lain sebagainya. 

Kacang polong. (Sumber: Shutterstock)
Kacang polong. (Sumber: Shutterstock)


"Makan makanan yang sehat dan melakukan olahraga teratur dapat membantu menurunkan kadar kolesterol dalam darah Anda," kata National Health Service (NHS).

“Mengadopsi kebiasaan sehat, seperti makan sehat, diet seimbang dan tetap aktif, juga dapat membantu mencegah kadar kolesterol Anda," imbuh mereka.

Baca Juga: Kasus Naik, WHO Kekurangan Dana untuk Tangani Ebola di Kongo

NHS menambahkan, bahwa penting untuk menjaga kadar kolesterol tetap terjaga karena kadar kolesterol tinggi meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke.

"Jika Anda khawatir tentang kolesterol, maka bicarakan dengan dokter," catat NHS.

×
Zoomed
TERKINI
Migrain merupakan sakit kepala yang biasanya terjadi di satu sisi kepala....
info | 08:00 WIB
Faktor lingkungan juga berperan dalam memicu kanker....
info | 08:00 WIB
Sakit maag terjadi karena ketidakseimbangan asam lambung dalam tubuh....
info | 08:00 WIB
Untuk memenuhi asupan protein tak harus selalu mengandalkan telur lho....
info | 08:00 WIB
Minum air memang benar membantu menghindari penyakit ginjal. Namun.......
info | 08:00 WIB