Hindari Popcorn dan Makanan Manis, Ini Bahayanya pada Otak!

Konsumsi popcorn dan makanan manis terlalu sering berkaitan dengan berkembangnya demensia, termasuk alzheimer.

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni
Minggu, 11 Oktober 2020 | 07:00 WIB
Hindari Popcorn dan Makanan Manis, Ini Bahayanya pada Otak!

Hindari Popcorn dan Makanan Manis, Ini Bahayanya pada Otak!

himedik.com - Alzheimer merupakan salah satu bentuk demensia yang paling umum. Penyakit ini merupakan masalah kesehatan yang menyerang bagian otak manusia.

Saat seseorang mengembangkan alzheimer, maka gejalanya bisa berupa hilangnya ingatan yang semakin memburuk.

Pada akhirnya, kehilangan ingatan bisa memperburuk sejauh seseorang tidak bisa mengenali teman-teman dan keluarganya lagi.

Karena itu, sebuah penelitian telah mengidentifikasi sejumlah faktor yang bisa meningkatkan risiko seseorang menderita alzheimer. Ada beberapa asosiasi terkuat terkait dengan makanan yang harus dihindari.

Asupan lemak jenuh yang tinggi, biasanya ditemukan dalam daging olahan dan makanan manis yang bisa meningkatkan risiko alzheimer.

Meskipun makanan yang tidak sehat sangat buruk bagi jantung, makanan lain yang sehat mungkin juga memiliki risiko kesehatan lain.

Menurut Dr Deborah Lee dari Dr Fox Online Pharmacy, Anda harus menambahkan popcorn dalam daftar makanan yang perlu dihindari.

Ilustrasi penyakit demensia (foto: Shutterstock)
Ilustrasi penyakit demensia (foto: Shutterstock)

Senyawa diacetyl (DA) dalam popcorn rasa mentega telah menimbulkan kekhawatiran karena mungkin berhubungan dengan alzheimer.

"DA tidak hanya tertelan dalam makanan, tapi juga mudah menguap. Artinya, DA bisa menghasilkan aroma popcorn mentega yang khas," jelas Dr Lee dikutip dari Express.

Sebuah studi di Chemical Research and Toxicology, melaporkan bahwa DA beracun bagi neuron otak dan berpotensi menyebabkan kerusakan neurologis jangka panjang.

Baca Juga: Cegah Bau Vagina Menyengat, Coba Konsumsi 5 Makanan Sehat ini

Para ilmuwan menunjukkan bahwa DA mampu melewati sawar darah otak. Kemudian, DA mempercepat penggumpalan protein amiloid B yang terkait dengan penyakit alzheimer.

Selain itu, ilmuwan juga melihat DA menghambat enzim glioksalase 1, enzim kunci yang terlibat dalam detoksifikasi dan pembersihan beta-amiloid dari otak.

Beta-amiloid adalag fragmen protein otak mikroskopis yang terakumulasi di otak, mengganggu komunikasi antara sel-sel otak dan akhirnya membunuh mereka.

Beta-amiloid ini diyakini berperan dalam degenerasi dan kematian sel-sel otak yang menyebabkan alzheimer.

Menurut Dr Lee, DA paling mungkin menyebabkan kerusakan jika dikonsumsi dalam makanan yang dipanaskan, seperti popcorn. Adapun makanan lain yang mengandung DA, meliputi:

1. Keripik kentang
2. Biskuit
3. Keripik jagung
4. Mentega

DA juga ditemukan dalam makanan lain tapi berukuran sedam seperti kue coklat, agar-agar, sirup, permen karet dan es krim.

FDA telah mengatakan umumnya konsumsi DA dalam sejumlah besar makanan masih aman. Tapi seiring berkembangnya zaman, popcorn memang mengandung DA tertinggi daripada makanan lain yang mungkin berhubungan dengan alzheimer.

×
Zoomed
TERKINI
Mulailah dengan jumlah langkah yang lebih rendah dan tingkatkan secara bertahap agar tubuh bisa beradaptasi dengan baik....
info | 08:00 WIB
Migrain merupakan sakit kepala yang biasanya terjadi di satu sisi kepala....
info | 08:00 WIB
Faktor lingkungan juga berperan dalam memicu kanker....
info | 08:00 WIB
Sakit maag terjadi karena ketidakseimbangan asam lambung dalam tubuh....
info | 08:00 WIB
Untuk memenuhi asupan protein tak harus selalu mengandalkan telur lho....
info | 08:00 WIB