Studi: Obat Kumur Mungkin Bisa Turunkan Beban Virus Pasien Covid-19

Beban virus pada pasien Covid-19 mungkin bisa berkurang dengan obat kumur tertentu.

Yasinta Rahmawati | Fita Nofiana
Senin, 09 November 2020 | 19:00 WIB
Studi: Obat Kumur Mungkin Bisa Turunkan Beban Virus Pasien Covid-19

Studi: Obat Kumur Mungkin Bisa Turunkan Beban Virus Pasien Covid-19

himedik.com - Para ilmuwan di Penn State College of Medicine di Hershey, PA, sedang meneliti obat kumur dan perannya dalam mengurangi tingkat infeksi virus corona Covid-19. Dalam hal ini, obat kumur mungkin punya manfaat menurunkan beban virus corona pada pasien Covid-19. 

Melansir dari Medical News Today, penelitian ini telah diterbitkan pada Journal of Medical Virology. Pada studi tersebut, para peneliti menentukan bahwa beberapa larutan oral dan hidung dapat menurunkan risiko penularan virus ketika digunakan oleh mereka yang terinfeksi virus corona.

“Sementara kami menunggu vaksin dikembangkan, metode untuk mengurangi penularan dibutuhkan, produk yang kami uji sudah tersedia dan sering kali sudah menjadi bagian dari rutinitas sehari-hari ” kata Craig Meyers, profesor mikrobiologi dan imunologi serta kebidanan dan ginekologi.

Pada studi tersebut Meyers dan timnya menggunakan virus pernapasan manusia yang disebut HCoV-229E, keluarga virus yang sama dengan SARS-CoV-2 penyabab Covid-19. Di laboratorium, mereka mencoba berbagai produk untuk virus untuk menilai apakah mereka berhasil mengurangi aktivitas virus.

Produk pembersih hidung yang dipilih termasuk obat pembilas hidung Johnson’s Baby Shampoo dan CVS Health Neti Pot. Sementara produk obat kumur yang diuji adalah CVS Health Peroxide Sore Mouth Cleanser, larutan Hydrogen Peroxide 1,5% (Cumberland Swan Inc.), Orajel Antiseptic Rinse (Church & Dwight Co. Inc.), Betadine 5% (Alcon Laboratories Inc.), Crest Pro -Health (Procter & Gamble), Listerine Antiseptic (Johnson & Johnson Consumer Inc.), Listerine Ultra (Johnson & Johnson Consumer Inc.), Equate (Walmart), dan Antiseptic Mouthwash (CVS Health).

Ilustrasi obat kumur. (Shutterstock)
Ilustrasi obat kumur. (Shutterstock)

Para peneliti memaparkan virus corona ke setiap larutan dalam tiga tes terpisah yang berlangsung selama 30 detik, 1 menit, dan hingga 2 menit.

Hasilnya, larutan dari Johnson's Baby Shampoo membunuh 99 persen virus corona dalam 1 menit dan 99,9 persen dalam 2 menit. Produk yang paling berdampak dalam mengurangi beban virus adalah Antiseptik Listerine yang berhasil mengurangi virus lebih dari 99,99 persen setelah 2 menit. Secara keseluruhan, obat kumur seperti Listerine memberikan hasil terbaik daripada beberapa produk lain.

Penemuan ini lain yang diterbitkan dalam Journal of Infectious Diseases pada Juli 2020 juga menentukan bahwa berkumur secara rutin oleh mereka yang terinfeksi virus corona dapat mengurangi viral load di mulut, tenggorokan, dan hidung mereka.

Hal ini tentu berpotensi mengurangi jumlah yang mereka dapat menularkan ke orang lain dengan batuk atau bersin.

Baca Juga: Bikin Halusinasi, Studi JAMA sebut Magic Mushroom Bisa Redakan Depresi

×
Zoomed
TERKINI
Migrain merupakan sakit kepala yang biasanya terjadi di satu sisi kepala....
info | 08:00 WIB
Faktor lingkungan juga berperan dalam memicu kanker....
info | 08:00 WIB
Sakit maag terjadi karena ketidakseimbangan asam lambung dalam tubuh....
info | 08:00 WIB
Untuk memenuhi asupan protein tak harus selalu mengandalkan telur lho....
info | 08:00 WIB
Minum air memang benar membantu menghindari penyakit ginjal. Namun.......
info | 08:00 WIB