Yuk Coba Tidur Malam dengan Jendela Terbuka, Ini Lho Manfaatnya!

Para ahli menyarankan semua orang untuk tidur dengan jendela terbuka di malam hari, karena memberikan sejumlah manfaat.

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni
Senin, 16 November 2020 | 17:00 WIB
Yuk Coba Tidur Malam dengan Jendela Terbuka, Ini Lho Manfaatnya!

Yuk Coba Tidur Malam dengan Jendela Terbuka, Ini Lho Manfaatnya!

himedik.com - Para ahli mengisyaratkan bahwa tidur malam dengan jendela terbuka baik untuk kesehatan. Meskipun hal ini mungkin tidak biasanya bagi beberapa orang.

Sebuah laporan oleh Kelompok Pemodelan Lingkungan telah menemukan bahwa aliran udara yang buruk bisa meningkatkan risiko tertular virus corona dari partikel di udara yang bergerak lebih dari 2 meter.

Laporan tersebut menyatakan bahwa aerosol yang membawa virus corona ini bisa berkurang setengahnya ketika tingkat ventilasi digandakan.

Dengan begitu, semua orang disarankan untuk meningkatkan ventilasi di rumah dan tempat kerja untuk menjaga sirkulasi udara tetap baik. Dalam hal ini, tidur dengan jendela terbuka termasuk salah satu caranya.

Langkah ini secara khusus relevan bagi mereka yang tinggal bersama dengan orang lain dalam satu rumah. Namun, tidur dengan jendela terbuka ini juga baik untuk semua orang.

Stretching sebelum tidur, ilustrasi tidur, tidur. (Shutterstock)
Ilustrasi bangun tidur. (Shutterstock)

Profesor Linda Bauld, seorang ahli kesehatan masyarakat di Universitas Edinburgh, mengatakan manfaat kesehatan itu signifikan. Pesan kesehatan tentang ventilasi udara ini penting setelah berkembangnya bukti bahwa virus corona menyebar melalui transmisi udara.

Dr Shaun Fitzgerald, direktur pusat perbaikan iklim di Universitas Cambridge, juga berpendapat bahwa ada banyak manfaat kesehatan lain dari tidur dengan jendela terbuka.

Dr Shaun Fitzgerald, mengatakan membiarkan jendela terbuka itu bisa meningkatkan kualitas tidur dan membuat seseorang merasa lebih terjaga di siang hari dengan mengurangi jumlah karbon dioksida yang dihirup malam hari.

"Jika Anda bisa menurunkan tingkat karbon dioksida hingga kurang dari 2.000 bagian per juta, penelitian telah menunjukkan bahwa kemampuan belajar dan rentang perhatian anak-anak meningkat," jelas Dr Shaun, dikutip dari Metro UK.

SDr Louise Selby juga menambahkan, rumah tanpa aliran udara yang cukup bisa mendapatkan penumpukan emisi dari kebakaran dan alergen dari hewan peliharaan serta tungau debu.

Baca Juga: Update Covid-19 Global: 10 Negara dengan Lebih dari Satu Juta Kasus Infeksi

Lalu, Dr Fitzgerald menyatakan bahwa membuka jendela dari atas lebih baik di musim dingin. Udara dingin lebih padat dan berat daripada udara hangat sehingga akan masuk dan tenggelam perlahan ke lantai.

Usahakan tidak membiarkan ruangan menjadi terlalu dingin. Sebab, suhu ruangan di bawah 18 derajat celcius bisa meningkatkan lebih banyak efek negatif pada orang yang sudah memiliki masalah kesehatan.

Udara dingin bisa mengiritasi sel-sel di saluran udara dan memperburuk kondisi, seperti COPD atau asma. Sebaliknya, udara segar justru baik untuk kesehatan kita.

×
Zoomed
TERKINI
Mulailah dengan jumlah langkah yang lebih rendah dan tingkatkan secara bertahap agar tubuh bisa beradaptasi dengan baik....
info | 08:00 WIB
Migrain merupakan sakit kepala yang biasanya terjadi di satu sisi kepala....
info | 08:00 WIB
Faktor lingkungan juga berperan dalam memicu kanker....
info | 08:00 WIB
Sakit maag terjadi karena ketidakseimbangan asam lambung dalam tubuh....
info | 08:00 WIB
Untuk memenuhi asupan protein tak harus selalu mengandalkan telur lho....
info | 08:00 WIB