Cek Efektivitas Masker untuk Cegah Virus Corona, Lakukan 3 Tes Ini!

Ada beberapa tes yang bisa dilakukan untuk memastikan masker yang Anda pakai efektif cegah virus corona atau tidak.

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni
Rabu, 17 Februari 2021 | 17:00 WIB
Cek Efektivitas Masker untuk Cegah Virus Corona, Lakukan 3 Tes Ini!

Cek Efektivitas Masker untuk Cegah Virus Corona, Lakukan 3 Tes Ini!

himedik.com - Sejak pandemi virus corona Covid-19, pemakaian masker telah diwajibkan untuk mencegah penularan. Pakai masker berfungsi menghalangi tetesan kecil pernapasan dari orang yang terinfeksi virus mengontaminasi orang lain.

Pakai masker untuk menutup mulut dan hidung bisa mengurangi risiko infeksi virus corona hingga 50 persen. Ada beberapa jenis masker yang tersedia di pasaran, tapi tidak semuanya efektif mencegah penularan virus corona.

Karena itu dilansir dari Times of India, Anda bisa melakukan 3 tes ini untuk mengetahui masker Anda efektif cegah virus atau tidak. 

1. Tes cahaya

Tes cahaya sudah cukup untuk mengetahui masker Anda baik digunakan atau tidak. Gregory Poland, MD, direktur dari Grup Riset Vaksin Mayo Clinic mengungkapkan bahwa memegang masker di bawah cahaya bisa membantu menunjukkan seberapa banyak arau baiknya perlindungan masker tersebut.

Anda bisa memanfaatkan cahaya lilin, senter, sinar matahari dan lampu ruangan yang terang. Jika Anda bisa melihat masker itu bisa mencegah partikel kecil tembus dan masuk ke sistem pernapasan Anda atu tidak.

Ilustrasi Masker (Pexels/Anna)
Ilustrasi Masker (Pexels/Anna)

2. Tes lilin

Tes kedua adalah tiup lilin menggunakan masker. Tes lilin ini dipopulerkan oleh pendidik sains AS Bill Nye untuk membantu memastikan filtrasi dan fungsi masker aman.

Jika lilin padam ketika Anda meniupnya pakai masker, artinya masker Anda tidak cukup aman digunakan. Jika lilin tidak padam, maka masker Anda cukup baik mencegah penularan virus corona.

3. Tes tahan air

Baca Juga: Oxford/AstraZeneca akan Memulai Uji Vaksin Covid-19 ke Anak-Anak

Terakhir, cobalah tes masker tahan air atau tidak. Tes tahan air ini termasuk penting untuk mengetahui masker bisa mencegah tetesan cairan pernapasan akan menembus masker atau tidak. Anda bisa menyemprot atau memercikkan air ke bagian luar masker. Jika air tidak tembus ke bagian dalam masker, maka masker Anda cukup baik digunakan.

Sebelumnya, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) USS, seseorang harus pakai masker sebanyak dua atau tiga lapis dan hindari masker yang menggunakan katup pernapasan.

Baru-baru ini, CDC juga telah memperbarui pedomannya yang menegaskan bahwa pakai dua masker kain atau masker bedah bisa memberikan perlindungan 95 persen dari virus corona.

 
×
Zoomed
TERKINI
Migrain merupakan sakit kepala yang biasanya terjadi di satu sisi kepala....
info | 08:00 WIB
Faktor lingkungan juga berperan dalam memicu kanker....
info | 08:00 WIB
Sakit maag terjadi karena ketidakseimbangan asam lambung dalam tubuh....
info | 08:00 WIB
Untuk memenuhi asupan protein tak harus selalu mengandalkan telur lho....
info | 08:00 WIB
Minum air memang benar membantu menghindari penyakit ginjal. Namun.......
info | 08:00 WIB