Enam Pengobatan Berikut Sering Diberikan untuk Merawat Pasien Covid-19

Sudah satu tahun berlangsung, berbagai pengobatan telah diberikan untuk merawat pasien Covid-19.

Yasinta Rahmawati | Fita Nofiana
Kamis, 04 Maret 2021 | 09:00 WIB
Enam Pengobatan Berikut Sering Diberikan untuk Merawat Pasien Covid-19

Enam Pengobatan Berikut Sering Diberikan untuk Merawat Pasien Covid-19

himedik.com - Perawatan Covid-19 ditargetkan untuk melemahkan kemampuan virus corona dalam menyebar ke seluruh tubuh dan meminimalir kerusakan organ yang disebabkan oleh respons sistem kekebalan tubuh.

Melansir dari Medical Xpress, berikut beberapa pengobatan yang telah dikembangkan untuk Covid-19, antara lain:

1. Antibodi monoklonal

Antibodi yang direkayasa di laboratorium ini dapat mengikat SARS-CoV-2 dan mencegah virus memasuki sel dan menginfeksinya. Mereka termasuk Bamlanivimab dan terapi gabungan casirivimab/imdevimab yang dikembangkan oleh Regeneron.

Badan Makanan dan Obat Amerika Serikat (FDA) memberikan otorisasi penggunaan darurat untuk terapi ini karena terbukti melindungi pasien berisiko tinggi dari rawat inap dan kematian.

2. Plasma konvalesen

Cara lain untuk mengirimkan antibodi melibatkan pengambilan darah dari pasien yang telah pulih dari Covid-19. Plasma dari pasien Covid-19 yang telah sembuh menunjukkan manfaat terutama pada awal infeksi Covid-19.

3. Remdesivir

Remdesivir awalnya dirancang untuk mengobati hepatitis C, namun kemudian digunakan untuk menghentikan virus corona mereplikasi dirinya sendiri. Obat ini terbukti mempersingkat masa rawat inap di rumah sakit.

4. Kortikosteroid

Baca Juga: Bantu Pemerintah, Halodoc Buka Layanan Vaksinasi Gratis Drive Thru

Steroid menenangkan respons kekebalan tubuh dan telah digunakan selama beberapa dekade untuk mengobati gangguan inflamasi. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa steroid dosis rendah mengurangi kematian pada pasien rawat inap yang menggunakan oksigen, termasuk pasien paling sakit di unit perawatan intensif atau ICU.

5. Pengencer darah

Peradangan selama Covid-19 dan infeksi virus lainnya dapat meningkatkan risiko penggumpalan darah yang dapat menyebabkan serangan jantung, stroke, dan pembekuan berbahaya di paru-paru. Banyak pasien Covid-19 diberikan pengencer darah heparin atau enoxaparin untuk mencegah pembekuan darah. 

Data awal dari uji coba pasien Covid-19 menunjukkan bahwa pasien yang dirawat di rumah sakit mendapat manfaat dari pengencer darah dengan dosis yang lebih tinggi.

Ilustrasi obat Covid-19 remdesivir. (Dok. Elements.envato)
Ilustrasi obat Covid-19 remdesivir. (Dok. Elements.envato)

6. Tocilizumab

Tocilizumab adalah antibodi yang dibuat di laboratorium di mana memblokir jalur interleukin-6 yang dapat menyebabkan peradangan Covid-19 dan penyakit lainnya. Hasil baru dari uji coba menunjukkan bahwa dosis tunggal tocilizumab yang diberikan satu hingga dua hari setelah dirawat menggunakan ventilator mengurangi risiko kematian pada pasien yang sudah menerima steroid dosis rendah.

Tocilizumab juga telah terbukti bermanfaat bagi pasien dengan peradangan tingkat tinggi.

×
Zoomed
TERKINI
Migrain merupakan sakit kepala yang biasanya terjadi di satu sisi kepala....
info | 08:00 WIB
Faktor lingkungan juga berperan dalam memicu kanker....
info | 08:00 WIB
Sakit maag terjadi karena ketidakseimbangan asam lambung dalam tubuh....
info | 08:00 WIB
Untuk memenuhi asupan protein tak harus selalu mengandalkan telur lho....
info | 08:00 WIB
Minum air memang benar membantu menghindari penyakit ginjal. Namun.......
info | 08:00 WIB