Muncul Varian Baru Virus Corona, Masih Perlukah Disinfeksi Permukaan?

Saat ini semakin banyak varian baru virus corona Covid-19 yang bermunculan.

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni
Sabtu, 06 Maret 2021 | 07:00 WIB
Muncul Varian Baru Virus Corona, Masih Perlukah Disinfeksi Permukaan?

Muncul Varian Baru Virus Corona, Masih Perlukah Disinfeksi Permukaan?

himedik.com - Penularan virus corona Covid-19 terjadi melalui tetesan cairan pernapasan tubuh yang mengandung virus. Seseorang bisa tertular ketika kontak dekat dengan orang yang terinfeksi atau menyentuh permukaan benda yang terkontaminasi.

Tapi, sejak awal para ahli telah menyarankan penggunaan masker, jarak sosial, dan mencuci tangan teratur untuk mencegah penularan.

Selain itu, semua orang juga disarankan mendisinfeksi permukaan benda yang sering disentuh sebagai langkah pencegahan tambahan.

"Kami tahu bahwa penularan utama virus corona melalui tetesan cairan pernapasan tubuh. Tapi, seseorang mungkin juga tertular virus dari menyentuh sumber atau permukaan benda yang terkontaminasi," kata Dr Frank Esper, spesialis penyakit menular anak di Cleveland Clinic Children's dikutip dari Fox News.

Saat seseorang menyentuh sumber atau permukaan benda yang terkontaminasi, mungkin mereka menyentuh wajahnya (mulut, hidung, dan mata) tanpa cuci tangan.

Ilustrasi penularan virus corona. [Shutterstock]
Ilustrasi penularan virus corona. [Shutterstock]

Tapi, Dr Frank mengaku belum memiliki bukti yang kuat untuk menunjukkan bahwa itu adalah jalur utama penularan virus corona Covid-19.

Meski begitu, tetap saja virus corona ini terus berkembang dan varian barunya lebih mudah ditularkan. Jadi, rute penularan virus ini berpotensi lebih umum di masa mendatang.

Penelitian telah menunjukkan bahwa virus corona Covid-19 bisa tetap menular di permukaan benda hingga berhari-hari tergantung pada bahannya.

"Virus bisa bertahan di kaca selama 5 hari, di kayu selama 4 hari plastik 3 hari, karton 24 jam dan permukaan tembaga selama 4 jam," kata Dr Frank.

Tapi, lamanya virus corona Covid-19 ini bertahan hidup di permukaan benda bisa berkurang atau menurun jika didisinfektan, terkena sinar matahari, dan suhu yang panas.

Baca Juga: Haruskah Orang Alergi Konjungtivitis Menghindari Vaksin Covid-19?

Karena itu, para ahli menyarankan untuk rutin membersihkan permukaan yang disentuh, seperti gagang pintu, wastafel hingga tombol lift setiap hari.

Bersihkan permukaan menggunakan air dan sabun terlebih dahulu, lalu gunakan disinfektan yang sesuai standar. Tapi, tetap bersihkan permukaan ini pakai tidur atau pembersih tangan ketika hendak menyentuhnya.

"Sementara disinfeksi permukaan di sekolah atau tempat umum lain bisa membantu mengurangi penularan virus corona. Tapi, menjaga jarak, mencuci tangan dan memakai masker tetap langkah pencegahan paling penting," jelasnya.

Jadi, Dr Frank menyimpulkan bahwa disinfeksi permukaan tidak akan merugikan selama pandemi virus corona berlangsung. Neysa Ernst, manajer perawat unit biocontainment di Johns Hopkins Medicine juga mengatakan jaga jarak sosial, cuci tangan, pakai masker dan vaksinasi adalah 4 pilar utama pencegahan virus corona.

 
×
Zoomed
TERKINI
Migrain merupakan sakit kepala yang biasanya terjadi di satu sisi kepala....
info | 08:00 WIB
Faktor lingkungan juga berperan dalam memicu kanker....
info | 08:00 WIB
Sakit maag terjadi karena ketidakseimbangan asam lambung dalam tubuh....
info | 08:00 WIB
Untuk memenuhi asupan protein tak harus selalu mengandalkan telur lho....
info | 08:00 WIB
Minum air memang benar membantu menghindari penyakit ginjal. Namun.......
info | 08:00 WIB