Bikin Obesitas, Ketahui Penyebab Dorongan Ngemil saat Larut Malam!

Jika menjadi kebiasaan, umumnya mengindikasikan gangguan tertentu atau bisa mengakibatkan masalah kesehatan lain.

Yasinta Rahmawati | Rosiana Chozanah
Senin, 08 Maret 2021 | 15:00 WIB
Bikin Obesitas, Ketahui Penyebab Dorongan Ngemil saat Larut Malam!

Bikin Obesitas, Ketahui Penyebab Dorongan Ngemil saat Larut Malam!

himedik.com - Ngemil saat larut malam sesekali biasanya tidak menjadi masalah. Tetapi jika sudah menjadi kebiasaan dan tidak mengonsumsi makanan yang sesuai, tentu menyebabkan kenaikan berat badan atau gejala refluks lambung.

Ada berbagai alasan mengapa seseorang terdorong untuk ngemil saat larut malam. Tetapi jika terus-menerus biasanya mengindikasikan gangguan tertentu atau bisa mengakibatkan masalah kesehatan lain.

Beberapa penelitian membuktikan adanya hubungan antara makan dengan emosional, depresi, dan obesitas.

Menurut review 2018, dilansir Medical News Today, night-eating syndrome (NES) merupakan bentuk gangguan makan di mana penderitanya makan 25% atau lebih kalori hariannya di malam hari.

Penderita NES mengonsumsi makanan secara berlebihan setelah makan malam atau saat terbangun malam hari. Mereka juga makan lebih sedikit di pagi hari, sering mengalami suasana hati yang tertekan, dan sulit tidur.

Ilustrasi mengemil. (sumber: Shutterstock)
Ilustrasi mengemil di malam hari (sumber: Shutterstock)

Studi yang terbit di American Journal of Clinical Nutrition menemukan orang yang makan pada sore dan malam hari memiliki persentase lemak tubuh dan indeks massa tubuh (BMI) lebih tinggi.

Alasan potensial dari kondisi ini adalah penurunan efek termal makanan setelah onset melatonin, mengacu pada tingkat metabolisme rendah dan penggunaan energi di malam hari.

Bagi penderita refluks asam atau gastroesophageal reflux (GERD), makan larut malam dapat memperburuk gejala. Dokter menyarankan agar penderita penyakit ini untuk menghindari makan minimal tiga jam sebelum tidur.

Menurut penelitian, puasa semalaman dapat bermanfaat bagi kesehatan dan mengurangi risiko obesitas. Karenanya, disarankan untuk menghindari ngemil larut malam secara teratur jika memungkinkan.

Baca Juga: Mau Turunkan Berat Badan tapi Tetap Ngemil? Konsumsi 5 Camilan Sehat Ini

×
Zoomed
TERKINI
Mulailah dengan jumlah langkah yang lebih rendah dan tingkatkan secara bertahap agar tubuh bisa beradaptasi dengan baik....
info | 08:00 WIB
Migrain merupakan sakit kepala yang biasanya terjadi di satu sisi kepala....
info | 08:00 WIB
Faktor lingkungan juga berperan dalam memicu kanker....
info | 08:00 WIB
Sakit maag terjadi karena ketidakseimbangan asam lambung dalam tubuh....
info | 08:00 WIB
Untuk memenuhi asupan protein tak harus selalu mengandalkan telur lho....
info | 08:00 WIB