Menggunakan Bakteri, Ilmuwan Bikin Alat untuk Atasi Mikroplastik di Laut

Alat ini memungkinkan mikroplastik didaur ulang.

Yasinta Rahmawati | Rosiana Chozanah
Minggu, 02 Mei 2021 | 12:00 WIB
Menggunakan Bakteri, Ilmuwan Bikin Alat untuk Atasi Mikroplastik di Laut

Menggunakan Bakteri, Ilmuwan Bikin Alat untuk Atasi Mikroplastik di Laut

himedik.com - Kini, sekelompok ahli mikrobiologi telah menemukan cara untuk menghilangkan mikroplastik pencemar lingkungan, yakni dengan memanfaatkan bakteri untuk melakukan tugas tersebut.

Bakteri secara alami cenderung berkelompok dan menempel pada permukaan, dan ini menciptakan zat perekat yang disebut biofilm. Dalam kasus sehari-hari, contoh kasusnya adalah saat kira menyikat gigi untuk menghilangkan plak,

Para peneliti dari Hong Kong Polytechnic University (PolyU) ingin menggunakan properti bakteri lengket ini untuk dijadikan jaring mikroba mirip selotip yang dapat menangkap mikroplastik dalam air yang tercemar.

Nantinya, dilansir The Guardian, mikroplastik ini akan membentuk gumpalan yang mudah dibuang dan didaur ulang.

Meski masih berupa pendahuluan, peneliti yakin temuan baru ini dapat membuka jalan untuk menurunkan tingkat polusi plastik secara berkelanjutan dalam jangka panjang.

Ilustrasi bakteri anthrax. (Shutterstock)
Ilustrasi bakteri (Shutterstock)

“Sangat penting untuk mengembangkan solusi efektif yang menjebak, mengumpulkan, dan bahkan mendaur ulang mikroplastik ini untuk menghentikan 'plastifikasi' lingkungan alami kita,” kata peneliti utama proyek Sylvia Lang Liu, peneliti mikrobiologi di PolyU.

Mikroplastik adalah pecahan plastik, biasanya lebih kecil dari 5 mm, yang secara tidak sengaja terlepas ke lingkungan selama produksi dan kerusakan. Misalnya dari produksi plastik atau selama aktivitas sehari-hari, seperti mencuci pakaian sintetis.

Meski kecil, mikroplastik dapat menimbulkan risiko yang sangat besar terhadap lingkungan. Bahan ini tidak mudah terurai secara hayati, sehingga dapat bertahan dalam jangka waktu lama dan juga menyerap serta mengakumulasi bahan kimia beracun.

Bahan kecil ini juga membahayakan kesehatan manusia apabila seseorang mengonsumsi hewan laut yang sudah terpapar mikroplastik.

Tim Liu merekayasa biofilm dari bakteri Pseudomonas aeruginosa, yang mampu melumpuhkan dan menangkap mikroplastik di dalam air tercemar. Jaring mikroba ini akan menjebak serta mengelompokkan mikroplastik dan membuatnya tenggelam ke dasar air.

Baca Juga: Paparan Kimiawi Plastik Pengaruhi Homon, Picu Depresi Pascamelahirkan

Kemudian, peneliti akan melepaskan mikroplastik tersebut dari perangkap bakteri dengan mekanisme 'pelepasan tangkap' menggunakan gen biofilm dispersal. Lalu, mikroplastik tersebut dikumpulkan untuk didaur ulang.

×
Zoomed
TERKINI
Migrain merupakan sakit kepala yang biasanya terjadi di satu sisi kepala....
info | 08:00 WIB
Faktor lingkungan juga berperan dalam memicu kanker....
info | 08:00 WIB
Sakit maag terjadi karena ketidakseimbangan asam lambung dalam tubuh....
info | 08:00 WIB
Untuk memenuhi asupan protein tak harus selalu mengandalkan telur lho....
info | 08:00 WIB
Minum air memang benar membantu menghindari penyakit ginjal. Namun.......
info | 08:00 WIB