Bisakah Terinfeksi Jamur Hitam Meski Tak Kena Covid-19?

Orang sehat masih bisa terinfeksi jamur hitam meskipun tidak terkena virus corona Covid-19.

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni
Jum'at, 28 Mei 2021 | 07:00 WIB
Bisakah Terinfeksi Jamur Hitam Meski Tak Kena Covid-19?

Bisakah Terinfeksi Jamur Hitam Meski Tak Kena Covid-19?

himedik.com - Infeksi jamur hitam yang merebak di India telah menimbulkan kekhawatiran, karena banyak pasien virus corona Covid-19 yang menderitanya.

Infeksi jamur hitam atau mucormycosis adalah infeksi jamur langka yang disebabkan oleh sekelompok jamur mucormycetes. Jamur ini sering menyerang orang dengan sistem kekebalan lemah dan memiliki masalah kesehatan mendasar, seperti diabetes dan penggunaan steroid berlebihan untuk pengobatan virus corona Covid-19.

Beberapa ahli juga mengatakan bahwa infeksi jamur hitam ini juga bisa menyerang orang yang sedang tidak terinfeksi virus corona Covid-19. Karena, patogen penyebab infeksi jamur hitam selalu ada di lingkungan sekitar kita, terutama tanah dan bahan organik yang membusuk.

Tapi dilansir dari Times of India, patogen ini hanya menginfeksi orang dengan kekebalan tubuh bermasalah dan orang dalam kondisi sehat masih tetap aman. Orang dengan diabetes akan lebih berisiko besar terinfeksi patogen tersebut.

Meskipun mereka sedang tidak terinfeksi virus corona Covid-19, merek tetap berisiko terinfeksi jamur hitam bila kadar gula darahnya sangat tinggi dan tak terkontrol.

Ilustrasi pasien virus corona Covid19 (Unsplash)
Ilustrasi pasien virus corona Covid19 (Unsplash)

Risiko infeksi jamur hitam ini akan meningkat bila pasien menderita penyakit lain yang bersamaan dengan diabetes. Pasien diabetes tergolong orang yang rentan terhadap infeksi jamur hitam, bila kadar gula darahnya lebih tinggi dari 300 milligram per desiliter (mg/dL) secara konsisten.

Ini adalah komplikasi diabetes paling serius di mana tubuh memproduksi asam darah berlebihan. Secara medis, kondisi ini dikenal sebagai ketoasidosis diabetikum. Kondisi ini bisa menjadi lebih buruk bila dibarengi dengan penyakit lain, seperti pneumonia dan penggunaan steroid yang berlebihan.

Perlu diingat bahwa infeksi virus corona Covid-19 dan infeksi jamur hitam tidak akan terjadi secara bersamaan. Menurut para ahli, jamur hitam hanya muncul setelah keluarnya virus corona Covid-19.

Setelah 14 hari terinfeksi virus corona Covid-19, pasien tidak memerlukan pengobatan antivirus tetapi hanya untuk jamur hitam. Tes RT-PCR mungkin bisa menunjukkan keberadaan virus, tetapi itu dianggap negatif palsu.

Baca Juga: Mudah Didapat, Beri Anak Asupan Serat Pangan Inulin untuk Pencernaan Sehat

×
Zoomed
TERKINI
Mulailah dengan jumlah langkah yang lebih rendah dan tingkatkan secara bertahap agar tubuh bisa beradaptasi dengan baik....
info | 08:00 WIB
Migrain merupakan sakit kepala yang biasanya terjadi di satu sisi kepala....
info | 08:00 WIB
Faktor lingkungan juga berperan dalam memicu kanker....
info | 08:00 WIB
Sakit maag terjadi karena ketidakseimbangan asam lambung dalam tubuh....
info | 08:00 WIB
Untuk memenuhi asupan protein tak harus selalu mengandalkan telur lho....
info | 08:00 WIB