cancel

Data COVID-19 Indonesia

Positif -
Dirawat -
Sembuh -
Meninggal -
Sumber data: kawalcovid19.id Lihat Detail
Jum'at, 19 Agustus 2022

Segera Cari Bantuan, Ini 4 Ciri Pasien Covid-19 Harus ke Rumah Sakit

Berikut ciri-ciri pasien Covid-19 yang harus ke Rumah Sakit.

Yasinta Rahmawati
Ilustrasi rumah sakit, opname, sakit, operasi. (Pixabay)
Ilustrasi rumah sakit, opname, sakit, operasi. (Pixabay)

Himedik.com - Karena keterbatasan fasilitas, banyak pasien Covid-19 akhirnya tidak bisa dirawat di rumah sakit dan harus menjalani isoman di rumah. Namun saat isoman harus ada pemantauan, sebab ada kalanya pasien Covid-19 harus segera dibawa ke rumah sakit dengan ciri-ciri tertentu.

Maka, Anda wajib mengetahui ciri-ciri pasien Covid-19 yang harus ke RS, untuk mendapatkan penanganan lebih intensif.

Ciri-ciri pasien Covid-19 yang harus ke RS, biasanya menunjukkan gejala sedang hingga berat. Kondisi orang yang terkena covid-19 seperti ini tak lagi memungkinkan untuk dirawat di rumah atau isolasi mandiri. Mereka memang membutuhkan perawatan medis dan tim ahli.

Lalu apa saja ciri-ciri pasien Covid-19 yang harus ke RS? Simak penjelasan berikut yang dirangkum Suara.com dari berbagai sumber.

Ciri-Ciri Pasien Covid-19 yang Harus Ke RS

1. Nafas Per Menit yang Tinggi

Secara wajar, jumlah nafas per menit seseorang di kisaran 12 sampai 20 kali dalam kondisi tenang atau istirahat. Jika nafas yang dilakukan oleh penderita Covid-19 sudah melebihi 24 kali dalam satu menit, maka ada baiknya segera dibawa ke rumah sakit.

2. Saturasi Oksigen Menurun

Saturasi oksigen juga jadi hal selanjutnya yang wajib diperhatikan. Pasien bisa jadi kekurangan oksigen tanpa menunjukkan gejala apapun. Kondisi ini disebut happy hipoxia, dan bisa menjadi berbahaya untuk penderita Covid-19.

Angka saturasi oksigen pada seorang yang normal adalah antara 95% sampai dengan 100%. Sedikit menurun pada pasien Covid-19, namun ketika sudah berada jauh di bawah angka tersebut, Anda harus segera membawanya ke rumah sakit.

3. Jumlah Detak Jantung

Ciri-ciri pasien Covid-19 yang harus ke RS berikutnya adalah soal jumlah detak jantung. Seperti jumlah nafas per menit di poin sebelumnya, Anda juga harus memantau jumlah detak jantung setiap menitnya.

Secara wajar, jumlah detak jantung per menit adalah 120. Namun jika detak jantung meningkat secara drastis, segera bawa pasien ke rumah sakit terdekat.

4. Demam dan Muntah

Kondisi lain yang juga wajib jadi perhatian dan pertimbangan utama adalah demam dan muntah. Ketika demam yang dialami tak kunjung turun dan disertai dengan muntah berkelanjutan, maka itu tanda pasien harus segera dibawa ke rumah sakit.

Itulah beberapa ciri-ciri pasien Covid-19 yang harus ke RS di atas semoga bisa membantu Anda memonitor orang-orang yang tengah melakukan isolasi mandiri. Dengan semakin banyak orang paham akan hal ini, maka semakin banyak pula nyawa yang bisa terselamatkan. Semoga berguna, dan tetap terapkan protokol kesehatan setiap saat!

(Suara.com/Rifan Aditya)

Terkait

Terkini