Anda Sering Merasa Ngantuk Setelah Makan Nasi? Simak Penjelasan Ahli!

Seorang ahli berusaha jelaskan penyebab seseorang mengantuk setelah makan nasi.

Shevinna Putti Anggraeni
Jum'at, 27 Agustus 2021 | 07:30 WIB
Anda Sering Merasa Ngantuk Setelah Makan Nasi? Simak Penjelasan Ahli!

Anda Sering Merasa Ngantuk Setelah Makan Nasi? Simak Penjelasan Ahli!

himedik.com - Nasi adalah makanan pokok orang Indonesia yang biasa dikonsumsi setiap sarapan, makan siang dan makan malam. Makan nasi bisa membantu meningkatkan energi.

Tapi, Anda mungkin pernah merasa lebih mengantuk setelah makan nasi. Banyak orang mungkin juga bertanya-tanya penyebab seseorang merasa lebih ngantuk setelah makan nasi.

Ahli gizi Pooja Makhija pun menjelaskan proses pencernaan tubuh bekerja dalam hal asimilasi karbohidrat guna memahami hubungan rasa ngantuk dengan makan nasi.

"Karbohidrat apapun akan memiliki efek yang sama, karena karbohidrat diubah menjadi glukosa yang membutuhkan insulin. Ketika lonjakan insulin meningkat, kondisi ini akan mendorong asam lemak esensial," kata Pooja Makhija dikutip dari Indian Express.

Asam lemak esensial ini adalah triptofan yang menyebabkan melatonin dan serotonin meningkat. Keduanya merupakan hormon penenang yang bisa menyebabkan rasa kantuk.

Ilustrasi mengantuk, rasa kantuk (pexels.com/Francesca Zama).
Ilustrasi mengantuk, rasa kantuk (pexels.com/Francesca Zama).

Peningkatan kedua hormon penenang ini sangat normal, sehingga tubuh bisa memperlambat apapun yang dilakukannya dan fokus pada pencernaan.

Menurut Makhija, gaya hidup yang lebih baik dan sehat bisa membantu mengatasi atau mencegah rasa kantuk setelah makan nasi. Bahkan Anda bisa menerapkannya jangka panjang.

Pooja Makhija membagikan dua cara sederhana untuk mencegah kelelahan atau rasa kantuk setelah makan nasi, antara lain:

  1. Hindari makan nasi dalam jumlah yang terlalu besar
  2. Perbanyak olahraga ketika Anda makan dalam jumlah besar, karena tubuh yang terasa sangat lelah berarti juga lebih banyak tidur

"Piring makan Anda seharusnya mengandung 50 persen sayuran, 25 persen protein, dan 25 persen karbohidrat yang juga berkontribusi terhadap triptofan," jelasnya.

Baca Juga: Kenali 3 Kesalahan Buang Air Kecil Pada Pria, Ini Risikonya!

×
Zoomed
TERKINI
Migrain merupakan sakit kepala yang biasanya terjadi di satu sisi kepala....
info | 08:00 WIB
Faktor lingkungan juga berperan dalam memicu kanker....
info | 08:00 WIB
Sakit maag terjadi karena ketidakseimbangan asam lambung dalam tubuh....
info | 08:00 WIB
Untuk memenuhi asupan protein tak harus selalu mengandalkan telur lho....
info | 08:00 WIB
Minum air memang benar membantu menghindari penyakit ginjal. Namun.......
info | 08:00 WIB