Jangan Pernah Tidur Telanjang, Dokter Peringatkan Bahayanya!

Seorang dokter menyarankan semua orang untuk tidak tidur dalam kondisi telanjang.

Shevinna Putti Anggraeni
Rabu, 06 Oktober 2021 | 10:30 WIB
Ilustrasi tidur telanjang - (Pixabay/Claudio_Scott)

Ilustrasi tidur telanjang - (Pixabay/Claudio_Scott)

Himedik.com - Beberapa orang mungkin beranggapan bahwa tidur telanjang lebih baik dan nyaman. Tapi, seorang telah memperingatkan semua orang untuk tidak tidur telanjang.

Anthony Youn MD melalui unggahan TikTok, mengklaim bahwa tidur telanjang justru tidak higienis. Karena, rata-rata orang kentut atau buang angin sebanyak 15-25 kali sehari.

Anthony mengatakan seseorang bisa kentut ketika sedang tidur. Sebuah penelitian ilmiah juga membuktikan bahwa setiap kali seseorang kentut, mereka juga akan mengeluarkan sejumlah kecil atau partikel kecil fesesnya.

"Meskipun partikel kecil feses ini tidak terlihat kasat mata, studi yang sama menunjukkan bahwa partikel kecil feses ini bisa menempel pada kulit. Jadi, lebih baik pakai pakaian dalammu ketika tidur," kata Dr Anthony dikutip dari The Sun.

Dr Anthony yang bekerja sebagai ahli bedah plastik di AS, juga menambahkan bahwa mengganti seprai secara teratur juga bisa membantu menjaga kebersihan tempat tidur.

Ilustrasi tidur. (unsplash)
Ilustrasi tidur. (unsplash)

Dalam kolom komentar video TikTok yang diunggah oleh Dr Anthony, banyak wanita berpendapat bahwa mereka telah disarankan dokternya untuk tidur telanjang atau tanpa pakaian dalam demi kesehatan organ intimnya.

Dr Anthony pun mengatakan bahwa seseorang mungkin bisa tidur telanjang bila hal itu disarankan langsung oleh ginekolog. Hanya saja, Anthony menyarankan orang lainnya untuk tetap tidur dengan pakaian dalam.

Sebelumnya, pakar lain mengungkapkan bahwa Anda tidak boleh tidur telanjang di tengah panas. Julius Patrick, ahli fisiologi tidur utama di Bupa's Cromwell Hospital, mengatakan tidur tanpa pakaian dapat memperburuk kualitas tidur Anda.

"Ketika Anda tidur telanjang, sebenarnya keringat Anda terkumpul di tubuh akan berpindah dan menempel pada seprai tempat tidur," kata Julius Patrick.

Julius Patrick mengatakan suhu tubuh Anda akan turun di malam meskipun udara begitu panas. Anda juga bisa tidur menggunakan pakaian tipis yang menyerap keringat untuk mendinginkan tubuh.

Baca Juga: 6 Jenis Depresi, Punya Gejala dan Pemicu yang Berbeda

Dr Guy Leschziner, konsultan ahli saraf dan dokter tidur, juga pernah mengatakan bahwa tidur telanjang dapat membuat Anda merasa lebih panas.

"Jika Anda mengenakan kain alami seperti katun, itu berfungsi sebagai sumbu keringat Anda dan dapat meningkatkan luas permukaan keringat untuk menguap, sehingga bisa membuat Anda merasa jauh lebih dingin," katanya.

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI
VinFast menjadi simbol nyata dari kebangkitan industri hijau Asia Tenggara....
info | 13:30 WIB
Migrain merupakan sakit kepala yang biasanya terjadi di satu sisi kepala....
info | 08:00 WIB
Faktor lingkungan juga berperan dalam memicu kanker....
info | 08:00 WIB
Sakit maag terjadi karena ketidakseimbangan asam lambung dalam tubuh....
info | 08:00 WIB
Untuk memenuhi asupan protein tak harus selalu mengandalkan telur lho....
info | 08:00 WIB