Gejalanya Mirip, Ini Perbedaan Pilek, Flu dan Pneumonia!

Pilek, flu dan pneumonia adalah 3 kondisi berbeda yang bisa menimbulkan gejala mirip.

Shevinna Putti Anggraeni
Selasa, 02 November 2021 | 21:00 WIB
Gejalanya Mirip, Ini Perbedaan Pilek, Flu dan Pneumonia!

Gejalanya Mirip, Ini Perbedaan Pilek, Flu dan Pneumonia!

himedik.com - Kebanyakan orang bingung membedakan antara pilek, flu dan pneumonia yang gejalanya hampir mirip. 

Menurut NHS, pilek atau flu biasa adalah infeksi virus ringan pada hidung, tenggorokan, sinus, dan saluran udara bagian atas. Marc Donovan, Kepala Apoteker Boots mengatakan pilek biasanya menyebabkan bersin dan batuk yang disertai sakit tenggorokan, sakit kepala, hilangnya indra perasa dan penciuman.

Pilek biasanya hilang dengan sendirinya dalam satu atau dua minggu. Tapi, Marc Donovan menyarankan orang pilek mengonsumsi obat penghilang rasa sakit dan semprotan hidung untuk meredakan gejalanya.

Sedangkan, flu biasanya disebabkan oleh kelompok virus yang berbeda dari flu biasa atau pilek. NHS mengatakan gejala flu cenderung lebih parah dan bertahan lebih lama.

"Gejala flu bisa sangat mirip dengan flu biasa, tapi penderita biasanya mengalami demam. Selain tu, penderita juga cenderung mengalami batuk kering, nyeri dan kelelahan yang lebih parah dalam 3 minggu," kata Marc Donovan dikutip dari Express.

Ilustrasi flu, pilek (Pixabay/mohamed_hassan)
Ilustrasi flu, pilek (Pixabay/mohamed_hassan)

Marc Donovan mengatakan bahwa penderita flu harus segera menemui dokter dan mendiskusikan gejalanya bila tidak kunjung membaik dalam 7 hari atau justru lebih parah.

Selain itu, NHS juga menyarankan semua orang untuk suntik vaksin flu setiap tahun. Suntik vaksin flu ini akan melindungi Anda dari virus penyebab flu, terlebih di tengah pandemi virus corona sekarang.

Sementara itu, pneumonia adalah pembengkakan atau peradangan jaringan di satu atau kedua paru-paru akibat infeksi bakteri atau virus, termasuk virus corona Covid-19.

Gejala pneumonia bisa berkembang mendadak selama 24 hingga 48 jam atau mungkin berkembang lebih lambat selama beberapa hari. Tapi, gejala paling umumnya termasuk demam, batuk kering atau batuk berlendir, berkeringat, menggigil dan kesulitan bernapas.

Kesulitan bernapas adalah salah satu gejala utama yang dapat membantu Anda membedakan kondisi tersebut. Pneumonia sering terjadi selama bulan-bulan musim gugur dan musim dingin.

Baca Juga: Peneliti Menemukan Bukti Virus Corona Menyerang Otak, Apa Dampaknya?

×
Zoomed
TERKINI
Migrain merupakan sakit kepala yang biasanya terjadi di satu sisi kepala....
info | 08:00 WIB
Faktor lingkungan juga berperan dalam memicu kanker....
info | 08:00 WIB
Sakit maag terjadi karena ketidakseimbangan asam lambung dalam tubuh....
info | 08:00 WIB
Untuk memenuhi asupan protein tak harus selalu mengandalkan telur lho....
info | 08:00 WIB
Minum air memang benar membantu menghindari penyakit ginjal. Namun.......
info | 08:00 WIB