Sedikit yang Tahu, Pahami Tanda Ketidakseimbangan Hormon dalam Tubuh!

Hormon memiliki berbagai fungsi penting, seperti mengatur tidur, metabolisme, suasana hati, hingga siklus menstruasi.

Rosiana Chozanah
Selasa, 09 November 2021 | 18:00 WIB
Sedikit yang Tahu, Pahami Tanda Ketidakseimbangan Hormon dalam Tubuh!

Sedikit yang Tahu, Pahami Tanda Ketidakseimbangan Hormon dalam Tubuh!

himedik.com - Hormon merupakan pembawa pesan kimiawi yang disekresikan langsung ke dalam darah, membawa hormon ke organ dan jaringan tubuh agar bisa berfungsi dengan baik.

Hormon memiliki berbagai fungsi penting, seperti mengatur tidur, metabolisme, suasana hati, hingga siklus menstruasi.

Tingkat hormon dapat berfluktuasi pada berbagai tahap dan fase kehidupan, dari kehamilan, sebelum dan selama menstruasi, hingga menopause.

Namun, kemungkinan ada banyak orang yang tidak menyadari bahwa mereka mengalami ketidakseimbangan hormon walau sudah mengalami tanda-tandanya.

Berdasarkan Hindustan Times, berikut 8 tanda ketidakseimbangan hormon:

  • Insomnia
  • Jerawat yang persisten
  • Perubahan suasana hati atau depresi
  • Kehilangan massa otot
  • Kabut otak
  • Kelelahan konstan
  • Masalah pencernaan
  • Sakit kepala

Menurut ahli optimasilasi kesehatan Tim Gray, masalah utama ketidakseimbangan hormon adalah semakin banyak peradangan, maka semakin banyak masalah hormonal yang perlu diatasi.

Ilustrasi lelah. [unsplash]
Ilustrasi lelah akibat hormon tidak seimbang [unsplash]

Sebab, peradangan membuat kadar hormon kortisol (hormon stres) melonjak, yang pada akhirnya berdampak buruk pada sistem kekebalan tubuh.

"Juga ketika kortisol meningkat (akibat stres kronis) bersama kadar insulin tinggi (dari makanan manis olahan), Anda mengalami peradangan dalam jumlah besar di usus," sambung Gray.

Untuk mengatasi ketidakseimbangan ini agar tidak makin parah, Gray merekomendasikan beberapa cara, yakni:

  • Makan diet paleo organik alami yang dapat mengurangi peradangan.
  • Tidur nyenyak. Ini membantu mendaur ulang bagian saraf dan mengurangi peradangan.
  • Atur waktu makan dan olahraga dengan baik, yang membuat tidur lebih nyenyak.
  • Membatasi cahaya biru (dari elektronik) setelah matahari terbenam. Hal ini membantu menghasilkan melatonin, antioksidan yang mengurangi peradangan dan meningkatkan pemulihan tubuh.
  • Meditasi: membantu menenangkan sistem saraf, mengurangi stres dan membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh.
  • Menghidrasi tubuh dengan baik.

Baca Juga: Waspada, Hormon Stres Bisa Jadi Pemicu Utama Penyakit Jantung

×
Zoomed
TERKINI
Migrain merupakan sakit kepala yang biasanya terjadi di satu sisi kepala....
info | 08:00 WIB
Faktor lingkungan juga berperan dalam memicu kanker....
info | 08:00 WIB
Sakit maag terjadi karena ketidakseimbangan asam lambung dalam tubuh....
info | 08:00 WIB
Untuk memenuhi asupan protein tak harus selalu mengandalkan telur lho....
info | 08:00 WIB
Minum air memang benar membantu menghindari penyakit ginjal. Namun.......
info | 08:00 WIB