Efektifkah Vaksin Covishield dan Covaxin untuk Lawan Varian Omicron?

Ahli jelaskan tingkat efektivias vaksin Covid-19 untuk melawan varian Omicron, khususnya varian Covishield dan Covaxin.

Shevinna Putti Anggraeni
Rabu, 01 Desember 2021 | 20:20 WIB
Efektifkah Vaksin Covishield dan Covaxin untuk Lawan Varian Omicron?

Efektifkah Vaksin Covishield dan Covaxin untuk Lawan Varian Omicron?

himedik.com - Munculnya varian Omicron dari Afrika Selatan ini cukup mengkhawatirkan. Varian baru virus corona yang memiliki 30 mutasi pada protein lonjakan itu sendiri berisiko kebal terhadap vaksin Covid-19.

Karena varian Omicron ini berisiko menurunkan tingkat kemanjuran vaksin Covid-19, Dr Randeep Guleria, Direktur AIIMS, mengatakan tingkat kemanjuran vaksin Covid-19 buatan India harus dievaluasi ulang.

Berdasarkan bukti ilmiah, Dr Samiran Panda, Kepala Divisi Epidemiologi dan Penyakit Menular, (ICMR), baru-baru ini menemukan bahwa ada kemungkinan vaksin Covid-19 yang sudah tersedia sekarang tidak efektif terhadap varian Omicron.

Jika ternyata varian Omicron ini bisa menghindari kekebalan yang diinduksi oleh vaksin Covid-19 dan membuatnya kurang efektif, para ahli menyarankan vaksin Covid-19 harus diperbarui.

Sedangkan dilansir dari Times of India, baru-baru ini vaksin Moderna mengumumkan bahwa vaksin Covid-19 versi baru untuk melawan varian Omicron mungkin bisa tersedia pada awal tahun 2022.

Ilustrasi virus corona Covid-19, varian Omicron (Suara.com/Shutterstock)
Ilustrasi virus corona Covid-19, varian Omicron (Suara.com/Shutterstock)

 

CEO perusahaan Moderna telah membuat klaim lebih lanjut yang menunjukkan bahwa vaksin Covid-19 yang sudah tersedia mungkin kurang efektif terhadap varian baru virus corona tersebut.

Vaksin Covishield dan Covaxin untuk Varian Omicron

Vaksin Covishield dari India dan Sputnik V Rusia merupakan vaksin Covid-19 menggunakan versi modifikasi dari virus berbeda, yang dikenal sebagai vektor.

Sedangkan, vaksin Covaxin dikembangkan menggunakan teknologi platform turunan Whole-Virion Inactivated Vero Cell, di mana virus yang tidak aktif tidak bereplikasi tetapi memasang respons imun defensif terhadap infeksi virus corona Covid-19.

Baca Juga: Viral DDD Challenge di TikTok, Hati-hati Dampak Keseringan Masturbasi!

Karena varian Omicron memiliki banyak mutasi pada protein lonjakan yang ditargetkan oleh antibodi vaksin Covid-19, mungkin ada beberapa perubahan dalam kemanjuran vaksin Covid-19 tersebut.

Tapi, Dr. Panda mengatakan hanya waktu yang bia membuktikan dan menentukan seberapa efektif vaksin Covid-19 melawan varian Omicron. Jika memang benar, artinya vaksin Covid-19 tidak lagi efektif.

Jika protein lonjakan yang diinduksi vaksin Covid-19 menjadi sulit dideteksi dan menetralisirnya, membuatnya lebih merajalela. Selain mempercayai jalannya proses vaksinasi, memakai masker, menjaga kebersihan, dan menjalani protokol kesehatan sesuai anjuran ahli sangat penting.

×
Zoomed
TERKINI
Mulailah dengan jumlah langkah yang lebih rendah dan tingkatkan secara bertahap agar tubuh bisa beradaptasi dengan baik....
info | 08:00 WIB
Migrain merupakan sakit kepala yang biasanya terjadi di satu sisi kepala....
info | 08:00 WIB
Faktor lingkungan juga berperan dalam memicu kanker....
info | 08:00 WIB
Sakit maag terjadi karena ketidakseimbangan asam lambung dalam tubuh....
info | 08:00 WIB
Untuk memenuhi asupan protein tak harus selalu mengandalkan telur lho....
info | 08:00 WIB