Tingkat Kekebalan dari Infeksi Omicron Rendah, Harus Tetap Vaksinasi Covid-19

Kekebalan dari Omicron tidak bisa melawan semua jenis virus SARS-CoV-2.

Rosiana Chozanah
Jum'at, 20 Mei 2022 | 09:00 WIB
Tingkat Kekebalan dari Infeksi Omicron Rendah, Harus Tetap Vaksinasi Covid-19

Tingkat Kekebalan dari Infeksi Omicron Rendah, Harus Tetap Vaksinasi Covid-19

himedik.com - Varian Omicron penyebab Covid-19 ternyata hanya dapat membangun kekebalan tubuh yang lemah pada orang yang belum divaksinasi Covid-19.

Dalam percobaan terhadap tikus dan sampel darah dari donor yang terinfeksi Omicron, peneliti di Gladstone Institutes dan UC San Francisco (UCSF), menemukan bahwa varian Omicron hanya menginduksi respons imun yang lemah.

Sementara pada orang yang sudah divaksinasi, kekebalan dari Omicron tetap bisa memperkuat perlindungan terhadap berbagai jenis virus SARS-CoV-2.

"Pada orang yang tidak divaksinasi, infeksi Omicron mungkin kira-kira setara dengan mendapat satu suntikan vaksin Covid-19," kata direktur Gladstone Institute of Virology, Melanie Ott, dilansir Medical Xpress.

Ia melanjutkan, "Virus memberi sedikit perlindungan terhadap Covid-19, tetapi tidak terlalu luas."

Ilustrasi gambar (pixabay)
Ilustrasi gambar (pixabay)

Perlindungan luas berarti kekebalan tubuh dapat melawan varian lain dari SARS-CoV-2 meski terinfeksi jenis yang berbeda. Misalnya, kekebalan dari varian Delta dapat melawan virus Omicron.

Namun dalam hal ini, menurut studi, darah dari tikus yang terinfeksi Omicron hanya bisa menetralkan varian yang sama saja.

Hasilnya berbeda pada orang yang sudah divaksinasi dan pernah terinfeksi varian Omicron maupun Delta. Peneliti melihat antibodi dapat menetralkan semua varian virus, menandakan perlindungan yang lebih tinggi.

Jadi, menurut peneliti, temuan ini menggarisbawahi petingnya vaksinasi Covid-19. Bahkan, jika sudah pernah terinfeksi Omicron.

"Karena Anda masih rentan terhadap infeksi ulang," tandas peneliti senior di Gladstone, Jennifer Doudna.

Baca Juga: Sistem Kekebalan Ada Kaitannya dengan Depresi Pascamelahirkan, Begini Penjelasannya!

×
Zoomed
TERKINI
Mulailah dengan jumlah langkah yang lebih rendah dan tingkatkan secara bertahap agar tubuh bisa beradaptasi dengan baik....
info | 08:00 WIB
Migrain merupakan sakit kepala yang biasanya terjadi di satu sisi kepala....
info | 08:00 WIB
Faktor lingkungan juga berperan dalam memicu kanker....
info | 08:00 WIB
Sakit maag terjadi karena ketidakseimbangan asam lambung dalam tubuh....
info | 08:00 WIB
Untuk memenuhi asupan protein tak harus selalu mengandalkan telur lho....
info | 08:00 WIB